Puas Cabuli Anak di Bawah Umur, Tersangka Larikan Diri

AKP Agus Sobarnapraja Kasat Reskim Polres Bangkalan saat di wawancarai oleh Maduraindepth Bangkalan. (Foto: AS/MI)

maduraindepth.com – Tindakan amoral yang sempat menimpa Melati (15) (nama samaran) gadis asal Desa Bandang Daya Dusun Tepenah kecamatan Tanjung Bumi kabupaten Bangkalan Madura akhirnya masih mengendap di kepolisian.

Pasalnya tersangka Inisial U (34) asal Desa Bandang daya Dusun Tepenah Kecamatan Tanjung Bumi yang merupakan ipar korban berhasil kabur dari aparat kepolisian.


“Sudah kita tetapkan tersangka, sudah dilakukan upaya penangkapan dan pengeledahan di tempat tinggalnya, namun saat ditangkap (tersnagka) sudah melarikan diri,”ujar Agus Sobarnapraja Kasat Reskim Polres Bangkalan, Jumat (16/10/2020).

Lanjut Agus, saat ini kita sudah persuasif juga pada keluarganya untuk segera menghadap, karena tersangka dengan korban masih kerabat dan juga sudah menetapkan tersangka sebgaai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Saya sudah terbitkan DPO, dan sudah kordinasi dengan rekan-rekan Kepala desa di sana untuk bantu,”imbuhnya.

Kejadian ini sebetulnya internal keluarga mereka, walaupun ada aib dengan perbuatan amoral oleh ipar keluarga. Dengan hati-hati kita sudah menetapkan sebagai tersangka, tapi berdasarkan alat bukti yang sudah kita miliki pada proses penyidikan. Kita menganggap bahwa peristiwa itu ada, benar, makanya kemudian kita tetapkan tersangka. Harapannya mau dia ngaku atau tidak, silahkan berikan keterangan.

Baca juga:  AJI Surabaya Kecam Penyitaan Ponsel Jurnalis

“Kalau memang tidak ngaku apa alibinya, dan ini yang bersangkutan tidak kooperatif, faktanya sudah melarikan diri,”ungkap lelaki yang berpangkat AKP itu.

Pihak kepolisian juga menanyakan perihal keberadaan tersangka terhadap keluarganya, agar mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

“kita sudah tanya ke keluarganya dimana (tersangka) kalau ada tolong hubungi biar cepat selesai, perbuatannya dipertanggungjawabkan di depan hukum, kalau ada masalah keluarga selesaikan secara kekeluargaan yang jelas laporan itu kita proses.

Saat ditanya jika nantinya ada penarikan berkas oleh pihak keluarga atas laporan pencabulan, Agus menjelaskan bahwa itu di luar kita, di luar konteks penyidikan tapi bukan berarti kita larang silah