PRNU Gunung Sekar Sampang Gelar Khitanan Massal Hingga Terapi Bekam Gratis

Khitanan massal PRNU Gunung sekar sampang
Khitanan massal yang digelar PRNU Gunung Sekar di halaman masjid Ar-Rahman, Manggis Square Sampang. (Foto: Romi for MID)

maduraindepth.com – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, gelar khitanan massal di Halaman Masjid Ar-Rahman, Manggis Square, Ahad (14/5). Selain itu, kegiatan NU peduli tersebut juga diisi donor darah, konsultasi dan cek kesehatan, serta terapi bekam gratis.

Ketua Tanfidziyah PRNU Kelurahan Gunung Sekar, Sampang Arif Tirtana menyampaikan, kegiatan ini bekerjasama dengan sejumlah pihak. Antara lain, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Sampang l, melalui Medical Bikers Community (MBC) serta Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat, menggelar bakti sosial sebagai bentuk kehadiran NU untuk masyarakat.

“Ini kegiatan perdana PRNU Gunung Sekar semenjak resmi terbentuk. Alhamdulillah, berkat bantuan semua pihak dan berkat do’a restu PCNU dan MWCNU Sampang, akhirnya kegiatan ini berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Diterangkan, kegiatan NU peduli ini sepenuhnya gratis dan didukung penuh oleh RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang melalui MBC di khitanan dan medical check up. Sedangkan LKNU pada terapi bekam serta PMI di bagian donor darah.

“Kita hanya modal nekat tidak memiliki modal sepeserpun, konsumsi kita dibantu Travel Al-Barokah, FPRB Sampang, serta teman-teman PRNU yang lain. Kedepannya, kita akan terus bersinergi dengan misi persatuan, membawa pengurus ranting di Sampang semakin maju menuju dua Abad NU,” ungkapnya.

Baca juga:  Tahun 2023, Kejari Bangkalan Berhasil Tangani Ratusan Perkara Selama Enam Bulan Kerja

Ketua Medical Bikers Community (MBC), dr. Richardo Ardy Putra mengungkapkan, sebagai komunitas pemotor yang mayoritas terdiri dari dokter dan perawat yang bekerja di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, pihaknya sering melakukan khitanan massal dan berbagai bakti sosial untuk masyarakat.

Dalam khitanan massal ini, lanjut dr. Edo menambahkan, semua tenaga kesehatan yang bertugas menggunakan teknik laser. Pasalnya, tingkat penyembuhannya jauh lebih cepat, sementara tenaga kesehatan yang dibawa sejumlah tiga orang dokter, 15 perawat dan enam tenaga farmasi. Sedangkan, obat-obatan yang ada dibantu oleh RSUD dr. Mohammad Zyn.

“Khitan ini bermanfaat sebagai sterilisasi, guna menghilangkan kotoran-kotoran yang terdapat di penis, dalam Islam pun sunnah khitan,” ujarnya.

Dia menambahkan, dalam khitanan massal ini tercatat ada sebanyak 70 anak usia tiga sampai enam tahun yang disunnat. “Antusias masyarakat sangat tinggi, padahal target awal kami hanya 50 anak, untuk yang cek kesehatan, bekam, dan donor darah juga demikian, masing-masing lebih 30 orang,” tutupnya. (Alim/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *