Presiden Jokowi Kenakan Batik Canteng Koneng saat Pertemuan di Istana Negara

Presiden Jokowi Batik Canteng Koneng
Presiden RI Joko Widodo saat menerima laporan hasil investigasi TGIPF terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/10). (Foto: IST)

maduraindepth.com – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menerima laporan hasil investigasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/10). Pada momen itu, Presiden Jokowi mengenakan batik khas Sumenep yang produksi Padepokan Batik Canteng Koneng.

Owner Padepokan Batik Canteng Koneng Sumenep, Didik Haryanto mengaku sangat bangga. Sebab, batik hasil karya tangan pengrajin Batik Canteng Koneng dikenakan orang nomor satu di Indonesia.

“Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri. Khususnya bagi masyarakat pembatik yang ada di Kabupaten Sumenep. Apalagi batik tulis Sumenep dikenakan Presiden,” ucapnya terkesan.

Diketahui, batik tulis Canteng Koneng yang dikenakan Presiden Jokowi diperoleh pada kunjungannya ke Kabupaten Sumenep, 20 April 2022 lalu. Saat itu, presiden berkunjung ke Kota Keris untuk meresmikan Bandara Trunojoyo Sumenep. Dia menyebut, presiden sangat mengapresiasi produk lokal.

“Itu beliau beli beberapa potong, dari yang harga Rp 750 ribu hingga Rp 4 juta,” papar Didik.

Presiden Jokowi Batik Canteng Koneng
Presiden RI Joko Widodo didampingi sejumlah menteri, gubernur, dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat melihat produk batik tulis Canteng Koneng saat berkunjung ke Kabupaten Sumenep di Bandara Trunojoyo, 20 April 2022 lalu. (Foto: IST)

Dijelaskan, batik tulis Sumenep diminati berbagai kalangan. Mulai dari milenial hingga dewasa. Kalangan guru, pejabat, pengusaha, dan masyarakat secara umum. Bahkan, produk batik tulis Canteng Koneng tidak hanya diminati pasar dalam negeri. Produk ini juga sudah merambah hingga mancanegara.

“Batik Canteng Koneng merupakan batik yang mengusung konsep tradisional modern. Makanya diminati banyak kalangan,” jelasnya.

Baca juga:  Pengunjung Hawaii Coffe & Eatery Bisa Makan Gratis Pada 17 Agustus, Ini Syaratnya

Didik berharap, para pembatik baru yang sudah mendapatkan pembinaan terus semangat. Sehingga bisa membuka peluang pasar lebih luas. Seperti batik tulis Canteng Koneng yang dikenakan presiden, lanjut dia, menjadi bukti bahwa batik tulis Sumenep diminati banyak kalangan.

“Ini merupakan peluang baik untuk kembali bangkit pasca pandemi Covid-19. Tidak lupa, kami juga berterima kasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang terus semangat memajukan batik tulis khas Sumenep ini. Baik melalui pelatihan dan membukakan pasar hasil batik tulis Sumenep,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Kirim Info