maduraindepth.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Tlanakan bekerjasama dengan Institut Islam Negeri (IAIN) Madura menanggulangi kenakalan remaja yang akhir-akhir ini membludak, Rabu (10/4/19).
Polisi ditingkat kecamatan itu menjadikan IAIN Madura sebagai tempat pelatihan Taruna Empat Angkatan dari berbagai daerah di Indonesia. Pasalnya, pelatihan itu dikonsep penyuluhan kenakalan remaja.
Kepala Polsek Tlanakan Achmad Soleh menuturkan, program tersebut diadakan dalam rangka pelatihan taruna empat angkatan dari berbagai daerah di Indonesia. Tujuannya untuk menyikapi dan bertukar informasi permasalah yang lagi viral saat ini. Sebelumnya kondisi karakter bangsa hari ini mengalami dekadensi.
“Program ini diikuti empat angkatan taruna dalam rangka tugas wajib taruna, untuk menyikapi permasalahan serta momen bertukar pengetahuan,” paparnya saat sambutan.
Program itu sangat diapresiasi oleh pihak IAIN Madura. Wakil Rektor IAIN Madura menyampaikan, kegiatan tersebut sangat bagus untuk menguatkan motto IAIN Madura yaitu “Religius dan Kompetitif”. Pasalnya, mahasiswa baru harus bebas dari NAPZA.
“kegiatan ini sangat membantu merealisasikan motto kampus kita, yakni “Religius dan Kompetitif,” jelasnya.
Dia menambahkan, kegiatan seperti itu seharusnya menjadi hal yang diprioritaskan oleh mahasiswa atau harus diramaikan oleh mahasiswa. (ek/ns)