Perhatikan, Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas Prioritas Operasi Zebra Semeru 2022

Operasi Zebra Semeru 2022
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko saat memeriksa kesiapan petugas pada Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2022 di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Sumenep, Senin (3/10). (Foto: Polres Sumenep for MI)

maduraindepth.com – Polres Sumenep mengadakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2022 di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Sumenep, Senin (3/10). Operasi tersebut rencananya bakal berlangsung selama 14 hari. Terhitung mulai 3-16 Oktober 2022.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko menjelaskan, terdapat tujuh prioritas pelanggaran yang bakal dilakukan penindakan dan teguran pada Operasi Zebra Semeru 2022. Meliputi, pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara dan pengendara di bawah umur.

banner auto

Kemudian pengemudi atau penumpang pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak nenggunakan safety belt. Termasuk pengendara dalam pengaruh alkohol,  melawan arus,  serta pengendara yang melebihi batas kecepatan.

Diterangkan, Jawa Timur (Jatim) sebagai salah satu provinsi terbesar di Indonesia juga memiliki permasalahan yang kompleks. Bahkan angka kecelakaan cukup tinggi. Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Jatim, periode Januari-Agustus 2022, angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) meningkat.

Dibandingkan pada periode yang sama pada 2021, angka kecelakaan meningkat sekitar 70,23 persen. Rinciannya, korban meninggal dunia sebanyak 3.488 jiwa. Demikian juga dengan pelanggaran lalu lintas meningkat cukup tajam sebanyak 70 % dengan tilang sebanyak 308,181 kasus (Naik 50,48 %).

BACA JUGA: Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, MH Said Abdullah: Sepakbola Jangan Korbankan Nyawa Manusia

“Meningkatnya angka pelanggaran dan laka lantas tidak terlepas dengan adanya peningkatan mobilitas penduduk. Mulai dari sektor pendidikan, perkantoran, pariwisata dan hiburan yang mulai dipadati masyarakat dan lain-lain, jelasnya.

Baca juga:  Pemkab Sampang Terima Penghargaan dari Kemenpan-RB, Bupati Minta OPD Kerja Maksimal

Menurut dia, melihat tingginya angka kematian akibat laka lantas tersebut perlu adanya edukasi yang intens kepada masyarakat. Khususnya kepada kaum milenial agar lebih tertib berlalu lintas. Sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas bisa terwujud.

Untuk meminimalisir permasalahan tersebut, perlu upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Salah satunya dengan menggelar Operasi Zebra Semeru 2022.

Saat memimpin apel, Edo berpesan kepada seluruh anggota kepolisian untuk melaksanakan kegiatan operasi dengan penuh simpatik dan humanis, serta tetap mematuhi protokol kesehatan. Kemudian tidak melakukan tindakan dan perilaku ataupun sikap yang menimbulkan hal-hal yang kontra produktif terhadap citra Polri.

“Tak lupa saya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dan jajaran serta unsur TNI dan pemerintah daerah yang selalu aktif bekerja sama menciptakan situasi Kabupaten Sumenep yang kondusif,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto