Pemkab Sumenep Bakal Mengurai Calon Penumpang yang Tertahan di Pelabuhan Kalianget Akibat Cuaca Ekstrem

Calon Penumpang Pelabuhan Kalianget
Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat memantau kondisi calon penumpang yang tertahan di Pelabuhan Kalianget, Rabu (4/1). (Foto: Kominfo for MID)

maduraindepth.com – Ratusan calon penumpang tertahan di Pelabuhan Kalianget sejak akhir tahun 2022. Cuaca ekstrem yang melanda perairan Sumenep menyebabkan seluruh aktivitas pelayaran di Pelabuhan Kalianget dihentikan. Terhitung sejak 23 Desember 2022.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, Pemkab Sumenep terus berupaya agar para calon penumpang bisa pulang ke kampung halaman. Menurut dia, ratusan calon penumpang itu tujuannya tidak sama.

banner auto

“Tetapi beberapa kecamatan di kepulauan, yakni ke Masalembu, Kangean dan Sapeken. Jadi kami coba mengurai satu-satu supaya tidak semakin banyak warga yang berada di Pelabuhan Kalianget,” ucapnya saat berkunjung ke Pelabuhan Kalianget, Rabu (4/1).

Diterangkan, pemerintah daerah masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Nantinya, jika terdapat kapal yang berangkat dari Surabaya menuju Kecamatan Masalembu, pihaknya akan memberangkatkan calon penumpang tujuan kepulauan tersebut.

“Apabila hasil koordinasi dengan pihak terkait memastikan ada kapal laut beroperasi menuju Pulau Masalembu, kami sediakan sarana transportasi darat untuk mengangkut para calon penumpang ke pelabuhan di Surabaya, supaya segera pulang ke kampung halamannya,” kata Fauzi.

Dia mengungkapkan, para calon penumpang tujuan ke pulau lain, seperti Sapeken, Raas dan Kangean melalui Pelabuhan Kalianget, pihaknya tengah menyiapkan kapal laut yang bisa segera beroperasi. Namun, semua rencana pemberangkatan calon penumpang itu tetap mengacu kepada izin pelayaran dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan kondisi cuaca.

Baca juga:  Usai Membacok Korbannya, Pelaku Penganiayaan di Kangean Menyerahkan Diri

“Yang jelas, transportasi laut bisa kembali beroperasi jika KSOP memberikan izin. Karena bergantung kondisi cuaca demi keselamatan bersama. Mudah-mudahan sehari atau dua hari ini cuaca membaik supaya ada transportasi yang berangkat ke kepulauan,” harapnya.

Berdasarkan data sementara, calon penumpang yang tertahan di Pelabuhan Kalianget akibat cuaca ekstrem mencapai 175 orang. Rinciannya, calon penumpang tujuan Pulau Masalembu sebanyak 27 orang, Sapeken 19 orang, Kangean sebanyak 127 orang dan tujuan Pulau Raas 2 orang.

Para calon penumpang asal Kepulauan Sumenep itu kini berada di penampungan sementara, yakni di Terminal Pelindo III Kalianget sebanyak 131 orang. Kemudian di Kantor Kecamatan Kalianget sebanyak 44 orang. (*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto