banner auto
banner auto

Pemilu 2024, KPU Sumenep Butuh 30 Ribu Lebih Tenaga Ad Hoc

Pemilu 2024 Sumenep
Komisioner KPU Sumenep Rafiqi Tanzil. (Foto: maduraindepth.com)

maduraindepth.com – Jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep membutuhkan sekitar 30 ribu lebih tenaga ad hoc. Hal itu disampaikan Komisioner KPU Sumenep Rafiqi Tanzil, Kamis (3/11).

Rafiqi memaparkan, puluhan tenaga ad hoc yang dibutuhkan untuk bertugas pada Pemilu 2024 itu terdiri dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebanyak 1.002 orang. Dengan asumsi, 3 anggota PPS per desa/kelurahan. Kemudian 135 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan bertugas di 27 Kecamatan se Kabupaten Sumenep. Tiap kecamatan 5 anggota PPK.

banner auto

Selain itu, kebutuhan tenaga ad hoc lainnya yaitu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di 4.258 Tempat Pemungutan Sura (TPS). Setiap TPS akan ditugaskan sebanyak 7 orang KPPS. Dengan demikian, kebutuhan KPPS sebanyak 29.806 orang.

Terkait pendaftaran, kata Rafiqi, dilakukan secara online melalui aplikasi siakba.kpu.go.id. Ketentuan itu mengacu pada Keputusan KPU RI nomor 438/2022 tentang penetapan aplikasi sistem informasi anggota KPU dan badan ad hoc sebagai aplikasi khusus KPU.

Rafiqi menjelaskan, agar informasi mengenai ketentuan pendaftaran tenaga ad hoc tersebut sampai ke publik, pihaknya menggandeng media massa untuk ikut membantu mempublikasikan. Khususnya mengenai pendaftaran PPK, PPS, KPPS dan lainnya yang berkaitan dengan Pemilu 2024.

“Mari bersama sukseskan Pemilu 2024 dengan aman, tentram dan memuaskan,” pungkasnya. (*)

banner auto banner auto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info