Pasien Covid-19 Asal Bangkalan Meninggal Dunia di RSUD Mohammad Zyn Sampang

Pasien Covid-19
Ilustrasi pasien Covid-19. (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Seorang warga asal Kabupaten Bangkalan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohammad Zyn Sampang setelah sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan dan KB Sampang Yuliono membenarkan jika pasien yang meninggal itu merupakan asli warga Bangkalan.


“Meninggal setalah dinyatakan positif Covid-19, jenazahnya sudah dibawa ke rumahnya di Bangkalan,” ujarnya pada maduraindepth.com, Kamis (10/6).

Pasien meninggal itu bernama Loedfiah, 70. Sebelumnya, pasien mengeluh sakit saat berkunjung di rumah anaknya di Jalan Perum Selong Permai II Blok H, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang.

“Kemudian dilakukan isolasi di ruang Tulip RSUD Mohammad Zyn Sampang sejak Jumat (4/6) dengan gejala Covid-19 mengalami sesak nafas dan terdapat pneumonia,” ujarnya.

Dilaporkan, saat itu Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) Abdullah Najich memutuskan pasien dilakukan perawatan dan isolasi di ruang Tulip RSUD Mohammad Zyn Sampang dan dilakukan tes swab PCR.

“Pada 5 Juni 2021, almarhumah dinyatakan sebagai pasien positif Covid-19 setelah hasil laboratorium RT-PCR keluar. Kemudian, 9 Juni 2021 sekitar pukul 09.05 pasien dinyatakan meninggal dunia karena kondisinya terus memburuk akibat pneumonia,” terangnya.

Pihak RSUD Mohammad Zyn langsung melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Sampang. Hasil koordinasi dengan pihak keluarga, jenazah dimakamkan di kampung halaman tepatnya di Kelurahan Pejagan Kecamatan/Kabupaten Bangkalan.

Baca juga:  Kapan Pandemi Selesai? Wali Murid Berharap Sekolah Kembali Normal

“Perlu dilakukan tracing terhadap keluarga almarhumah maupun yang melakukan kontak erat dengan korban. Sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, mengingat almarhumah dari Bangkalan yang dikhawatirkan terpapar Covid-19 varian baru,” pungkasnya. (Alim/BAD)