Pamit Beli Susu, Puput Tak Kunjung Pulang Hingga Dini Hari

Puput ibu satu anak Pamit beli susu tak pulang ke rumah
Putri Nur Aini, 22 tahun, hilang sejak Rabu siang (24/8). (FOTO: Quroy for MI)

maduraindepth.com – Beredar di media sosial adanya informasi orang hilang. Kepala Desa (Kades) Aeng Sareh, Mairi, membenarkan informasi tersebut.

Mairi mengatakan, warganya bernama Putri Nur Ani alias Puput (22) tidak kembali ke rumah sejak Rabu siang (24/8) hingga dini hari. Meski belum dilporkan hilang, pihaknya sudah berkoordinasi terkait hilangnya putri pasangan Abd. Aziz dan Futiyah itu dengan kepolisian setempat.

“Lagi pula belum 24 jam, kalau besok tidak kembali dan tidak ditemukan, maka kami akan melakukan pencarian bersama keluarga dan aparat desa,” terangnya.

Mairi, mengungkapkan, sebelumnya Puput sempat mengalami hal serupa. Namun setelah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga Puput berhasil ditemukan.

“Selain itu kami rasa Puput lupa arah pulang, sebab anak ini orangnya agak nggak nyambung, lama tinggal di Wonogiri Jawa Tengah bersama suaminya dan memiliki seorang anak,” ungkapnya.

Selain itu, Mairi juga membenarkan bahwasannya sebelum hilang Puput sempat meminjam motor milik tetangganya dengan merek Yamaha Vega.

Pamit Beli Susu

Terpisah, Quroy, salah satu pihak keluarga saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan bahwasanya Puput memiliki Skizofrenia. Menurutnya, Puput hilang setelah selesai salat dhuhur, saat sang suami sedang tidur bersama anaknya yang masih berusia 3 bulan. Saat itu, Puput pamit keluar untuk membeli susu.

Puput merupakan istri dari Bayu. “Sebelum keluar rumah Puput meminjam motor milik tetangga, merek Yamaha Vega dengan Nopol L 6330 QT dengan memakai helm warna abu-abu dan tidak membawa hp,” terang Quroy.

Dikatakannya, Puput bersama suaminya pulang ke Madura setiap setahun sekali, jikalau ada acara di Madura. “Baru tiba di Madura sejak Senin malam (23/8),” tandasnya.

Quroy mengurai, ibu satu anak tersebut hilang dengan ciri-ciri mengenakan pakaian kerudung warna hitam, baju hitam dan celana hitam bunga-bunga. Sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh pihak keluarga dan suaminya.

“Tinggi sekitar 150-155 senti meter, kurus, kulit sawo mateng. Jika ada informasi mohon bisa hubungi kami di nomor HP 0878 5907 0080 atau bisa hubungi langsung bapak Kades Aeng Sareh,” pesannya. (RIF/MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info