banner 728x90

Musrenbang Torjun Jadi Penentu Arah Sampang 2027, Wabup Tekankan Aspirasi Nyata Bukan Seremonial

Wabup Sampang H. Ahmad Mahfudz membuka Musrenbang RKPD 2027 di Kecamatan Torjun, menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang partisipatif, realistis, dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.(Foto: Poer/MID)

maduraindepth.com — Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027 harus menjadi forum strategis yang mampu menerjemahkan aspirasi masyarakat ke dalam program pembangunan yang nyata dan terukur. Musrenbang tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi fondasi arah pembangunan daerah ke depan.

Penegasan tersebut disampaikan saat Wabup membuka Musrenbang RKPD 2027 di Kecamatan Torjun, Selasa (27/1/2026), yang dihadiri Forkopimcam, kepala desa dan PJ kades, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, pemuda, LSM, serta insan pers.

Menurut H. Ahmad Mahfudz, perencanaan pembangunan harus disusun secara partisipatif, realistis, dan tidak tumpang tindih. Setiap usulan masyarakat, kata dia, wajib diselaraskan dengan tema dan prioritas pembangunan daerah, sekaligus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Musrenbang ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, efektif, dan bisa direalisasikan,” tegasnya.

Tema pembangunan Kabupaten Sampang Tahun 2027 mengusung semangat “Mendorong Peningkatan Daya Saing Daerah dan Kualitas Layanan Dasar yang Merata.” Tema tersebut dijabarkan ke dalam empat prioritas utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan sosial yang harmonis, percepatan penurunan kemiskinan dan penguatan ekonomi daerah, peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, serta penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Baca juga:  Kasus Pajak RSUD Sampang Rp3,3 Miliar Mandek, DPP GAIB Desak Kejaksaan Tetapkan Tersangka

Wabup juga memaparkan capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang meningkat dari 64,86 pada 2021 menjadi 67,23 pada 2025. Meski demikian, ia mengakui angka kemiskinan yang masih berada di kisaran 20,61 persen menjadi tantangan serius yang harus terus ditekan.

Ia menekankan pentingnya strategi konkret, mulai dari mendorong investasi, membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, hingga pemerataan pembangunan infrastruktur. Di tengah keterbatasan fiskal dan penurunan dana transfer pusat, Wabup mendorong OPD agar lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mencari sumber pembiayaan alternatif.

Menutup sambutannya, H. Ahmad Mahfudz mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan merawat capaian pembangunan yang telah diraih, sekaligus menjadikan Musrenbang RKPD 2027 sebagai titik awal lompatan pembangunan menuju Sampang yang lebih maju dan berdaya saing.(Poer/MH)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *