Mobil Kades Kelbung Bangkalan Diduga Ditembak OTK, Polisi Belum Temukan Bukti Kuat

mobil kades kelbung bangkalan ditembak otk
Mobil kades Kelbung yang diduga ditembak oleh OTK. (IST)

maduraindepth.com – Mobil yang dikendarai Kepala Desa (Kades) Kelbung, Kecamatan Galis, Bangkalan, bersama keluarga diduga ditembak oleh orang tak dikenal (OTK). Terlihat di sisi kanan mobil Toyota Avanza warna putih yang ditumpangi korban bolong.

Peristiwa tersebut terjadi pada, Senin (1/5) malam, sekitar pukul 22.30. Diketahui, Kades Kelbung Syaifuddin, beserta keluarga pulang sehabis mengikuti acara pengajian.

Kades Kelbung, Syaifuddin menyampaikan, bahwa saat kejadian dia bersama enam keluarganya pulang setelah kegiatan pengajian. Menurutnya, saat kejadian yang menyupir mobil tersebut yaitu adik sepupunya, sedangkan dia berada disisi belakang sopir.

“Sekitar 1 KM dari lokasi pengajian, kami mendengar suara letusan mirip bunyi letusan senjata api,” tuturnya, Selasa (2/5).

Suara letusan tersebut, menyerupai bunyi letusan dari senjata api. Sehingga supir menghentikan kendaraannya. Mobil berhenti di atas sebuah jembatan. Syaifudin beserta anggota keluarganya memeriksa kondisi mobil tersebut.

“Ada saudara saya di belakang naik sepeda motor, ia melihat seperti ada sesuatu mantul dari pintu mobil. Namun tidak ditemukan apa-apa, tidak ada bekas menyerupai serpihan proyektil. Tetapi saya mendengar jelas suara ‘dor’, bunyi letusan,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa saat kejadian dugaan mobil Kades Kelbung yang ditembak OTK itu. Namun atas kejadian tersebut cukup mengagetkan dirinya dan keluarga. Maka dia langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

Baca juga:  Terjunkan Brimob, Amankan Situasi di Tanah Merah Laok Pasca Aksi Saling Bacok

“Semoga peristiwa kemarin bisa menjadi atensi pihak kepolisian, karena ini menjadi ancaman bagi saya dan keluarga. Sebelumnya, saya belum pernah mendapat ancaman, baik secara langsung ataupun melalui telepon” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan terhadap mobil korban hingga olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihaknya tidak menemukan serpihan proyektil.

“Masih kami cek, itu bukan bekas tembakan karena tidak menemukan proyektil disana. selebihnya masih kami proses,” singkatnya. (RM/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto