Menkes RI Minta Warga Madura Menahan Diri Bepergian ke Surabaya, Pasca Lonjakan Kasus Covid-19 di Bangkalan

Menkes RI di Bangkalan
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin memberikan pemaparan saat kunjungannya ke Bangkalan, Selasa (8/6/2021). (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin berkunjung ke Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (8/6). Sebelum itu, Menkes juga mengunjungi posko penyekatan di Jembatan Suramadu arah Surabaya didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Budi menyampaikan, penanganan dan pencegahan Covid-19 perlu dilaksanakan bersama antara pemerintah provinsi (Pemprov) dengan kabupaten/kota. Seperti yang dilakukan Pemprov Jatim bersama Pemkot Surabaya dan Bangkalan.


Menurut dia, penanganan pasien Covid-19 asal Madura yang dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Surabaya menjadi opsi yang tepat.

“Di Surabaya kapasitasnya bagus, Nakes, obat-obatan, ventilator sudah kita catat. Sehingga, tingkat tekanannya berkurang dan Nakes nggak usah terlalu keras kerjanya. Yang penting mengurangi penularan,” ucapnya.

Menteri yang masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju sejak 23 Desember 2020 itu menuturkan, rumah sakit di Bangkalan harus mendapat bantuan dari daerah sekitar. Salah satunya Surabaya. Selain itu, Budi juga berharap masyarakat Madura menahan diri agar tidak bepergian ke Kota Surabaya untuk sementara waktu dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

“Kalau bisa, ditahan dulu sementara, lebih banyak stay di rumah. Saya juga bilang pakai masker, itu nomor satu. Saya sudah ngomong sama Bupati kalau teman-teman di Bangkalan itu bisa pakai masker,” papar Budi.

Baca juga:  Pasca Pillades, Warga Pragaan Daya Blokade Jalan

Tak hanya itu, dia juga berharap masyarakat tidak takut menjalani serangkaian tes kesehatan yang dilaksanakan pemerintah di setiap titik penyekatan. Gratis. Selain itu, tes itu juga bertujuan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Kalau pun ketemu positif bisa dirawat, di isolasi,” pungkasnya. (*)