Mantan Pengikut Syiah Batal Pulang ke Sampang

Pengikut syiah batal pulang
Mantan pimpinan pengikut Syiah, Tajul Muluk dan Ketua Lakpesdam NU Sampang Faisol Ramdhoni di pengungsian, Jemundo, Sidoarjo. (FOTO: Lakpesdam NU for MI)

maduraindepth.com – Sebanyak 26 mantan pengikut Syiah batal pulang ke Sampang, Madura, Jawa Timur. Sebelumnya mereka direncanakan kembali ke kampung halaman pada 22 Desember 2021.

Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sampang Faisol Ramdhoni menyampaikan, alasan mereka batal pulang karena ada banyak kendala.


“Pemulangan itu butuh penyiapan seperti pembangunan rumah, pekerjaan, pendidikan untuk anaknya hingga kondusifitas sosial politik di desa,” ujar Faisol, dikonfirmasi Sabtu (25/12).

Faisol menyebut pemulangan mantan pengikut Syiah itu butuh kajian mendalam dan perencanaan yang matang. Sebab hal ini juga berkaitan dengan kesiapan anggaran agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Selain tutupnya anggaran Desember ada momen natal dan tahun baru, keamanan juga butuh perhatian khusus maka jadwal pemulangan diundur ke Januari 2022,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang Muhammad Anang Djoenaidi. Maduraindepth sudah mencoba mengkonfirmasi, namun belum ada jawaban. (Alim/MH)