Dinilai Mampu Selesaikan Konflik Syiah, Lakpesdam PCNU Sampang Terima Penghargaan Nasional

Lakpesdam PCNU Sampang
Piagam penghargaan yang diterima Lakpesdam PCNU Sampang. (FOTO: Lakpesdam for MI)

maduraindepth.com – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PCNU Sampang menerima penghargaan Lakpesdam Award. Penghargaan itu bisa didapatkan karena dinilai mampu menyelesaikan konflik sosial yang ada di Kota Bahari.

Penghargaan dalam kategori Pemberdayaan Masyarakat dan Advokasi itu diterima saat acara temu nasional dan penganugerahan Lakpesdam Award yang digelar Lakpesdam PBNU menjelang Muktamar NU ke-34. Kegiatan yang digelar secara virtual ini diikuti oleh Lakpesdam NU se-Indonesia.


Ketua Lakpesdam PCNU Sampang Faisol Ramdhoni menjelaskan, kegiatan temu nasional bertujuan untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi kinerja PBNU kedepan. Sekaligus memberikan apresiasi terhadap kerja-kerja Lakpesdam PWNU dan PCNU se-Indonesia, Jumat (17/12).

“Sampang dinilai berhasil melakukan advokasi kebijakan tentang pemenuhan kebutuhan dan layanan sosial pada kelompok minoritas serta mampu melakukan pemberdayaan masyarakat,” ujar Faisol kepada maduraindepth.com, Jumat (17/12).

Faisol mengungkapkan, Lakpesdam PCNU Sampang dinilai mampu mengatasi konflik sosial setelah berhasil memulangkan penyintas mantan pengikut Syiah ke kampung halaman.

Lanjut Faisol, konflik Syiah di Kabupaten Sampang berlangsung bertahun-tahun. Sehingga para penyintas ini harus menjalani kehidupan di pengungsian selama sekitar 12 tahun.

“Lakpesdam Sampang dinilai bagus, terutama soal penyelesaian konflik sosial yang ujungnya menciptakan sejarah baru, bisa memulangkan kembali para penyintas Syiah ke Kampung halaman setelah 12 tahun terpisah dari tanah kelahiran,” ucapnya.

Baca juga:  DPRD Pamekasan Bahas Pembentukan Provinsi Madura bersama Panitia Nasional

Penghargaan yang diterima tersebut tidak membuat ia jumawa. Menurutnya penghargaan tingkat nasional ini menjadi motivasi bagi Lakpesdam PCNU Sampang untuk terus meningkatkan kinerja yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

“Prestasi ini tentu tidak lepas dari kerjasama antarpengurus Lakpesdam PCNU Sampang. Jadi penghargaan ini kami persembahkan utama untuk para ulama dan kyai NU serta pengurus yang selama ini tetap solid dan tak kenal lelah,” jelasnya.

Kata Faisol, dengan diperolehnya penghargaan itu membuktikan bahwa kader NU Sampang berdaya saing hingga tingkat nasional. Meski Sampang sendiri merupakan kota kecil yang acap kali mendapat stigma kurang baik.

“Alhamdulillah kami dipercaya dan akan terus mengabdi demi kemaslahatan umat,” tutupnya. (Alim/MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here