Mahfud MD: Ulama dan Habaib Kunci Menjaga Kondusifitas Bangsa

Mahfud MD di Sampang
Menkopolhukam Mahfud MD saat bertemu ulama dan habaib di Sampang, Madura, Jawa Timur. (FOTO: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan peran para ulama dan habaib di Madura sangat dibutuhkan untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Hal itu disampaikan Mahfud MD dalam pertemuan Ulama dan Habaib se-Madura di Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (25/12) kemarin.


“Ulama dan Habaib sebagai kunci menjaga kondusifitas bangsa karena menjadi panutan bagi masyarakat lainnya,” ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia itu.

Mahfud berharap, para tokoh agama dan kyai pondok pesantren di Madura menjadi bagian dalam mempertahankan keutuhan negara. Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan akan bahaya informasi hoaks atau berita bohong.

Menurutnya hubungan masyarakat dengan ulama dan pemerintah sama-sama memiliki fungsi yang strategis dalam membangun kerukunan dan kemajuan bangsa. “Apalagi pondok pesantren dan santrinya saat ini mempunyai langkah strategis baik di tingkat pusat maupun desa,” ujar Mahfud MD.

Dalam kesempatan itu, ia juga menanggapi keluhan Bupati Sampang Slamet Junaidi ihwal pembangunan jalan lingkar selatan dan markas Brimob. “Semua akan dilakukan koordinasi dengan semua menteri,” kata Mahfud.

Slamet Junaidi menyampaikan, pembangunan jalan lingkar selatan penting dilakukan guna mengurai kemacetan. Untuk mewujudkannya, perlu bantuan dari pemerintah pusat. Sebab APBD yang dimiliki Kabupaten Sampang tidak mampu melakukan pembangunan tersebut.

Baca juga:  Pertemuan Slamet Junaidi dan Mahfud MD: Bahas Mega Proyek di Sampang

“Mungkin dengan kedatangan bapak Mahfud MD ke Kabupaten Sampang ini bisa membantu semua pengajuan kami,” tutupnya. (Alim/MH)