Legislator DPRD Bangkalan Ini Berharap PT GSM Perbaiki Jalan Rusak

Bangkalan Jalan Rusak
Mujiburahman Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan saat diwawancarai oleh awak media, Selasa (2/2). (FOTO: Suryadi Arfa/MI)

maduraindepth.com – Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Mujiburahman berharap pendirian galangan kapal oleh PT. Galangan Samudera Madura (GSM) di Desa Sembilangan perhatikan jalan yang rusak. Hal ini diungkapkan saat pemanggilan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Selasa (2/2).

Menurut legislator asal Kecamatan Galis itu akses jalan banyak yang mulai rusak akibat dilalui oleh kendaraan berat. Sehingga hal itu membuat masyarakat sekitar khawatir.


“Jalan yang berada di sana jika ada yang rusak diperbaiki sehingga tidak tambah parah dan membuat masyarakat resah,” ujarnya Politikus Gerindra tersebut.

Bukan hanya itu saja, Politisi yang lolos di dapil 4 itu juga meminta, agar pendirian galangan kapal oleh PT. GSM di Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan dapat memberdayakan masyarakat setempat. Sehingga keberadaannya mampu memberikan kontribusi pada lingkungan sekitar.

“Agar keberadaan PT GSM dapat meningkatkan Padat Karya Tunai (PKT) supaya ada timbal balik kepada masyarakat sekitar” harapnya.

Sementara Kepala DPMPTSP Bangkalan Ainul Ghufron menyampaikan, persoalan infrastruktur dan padat karya, pihak PT. GSM sudah memperhatikan hal tersebut. Seperti perbaikan jalan dan mengambil memberi pekerjaan warga setempat.

“Perbaikan berlanjut, selain itu sudah banyak warga setempat yang sudah bekerja di sana,” paparnya.

Pihaknya mengaku adanya pembangunan galangan kapal oleh PT. GSM merupakan langkah yang baik untuk perkembangan ekonomi di Bangkalan. “Syarat menjadi kabupaten kemaritiman harus memiliki 5 pelabuhan kapal, jika GSM bisa berjalan maka kita akan memenuhi syarat,” katanya.

Baca juga:  Bupati Slamet Junaidi Berharap Desa Jrangoan Menjadi Motivasi Bagi Desa-desa Lain

Sekedar diketahui, dalam pemanggilan tersebut, dari pihak PT GSM tidak ada yang hadir. Sehingga tidak dapat dimintai penjelasan. (SA/MH)