Khofifah Minta Kepala Daerah Atasi Dampak Sosial Ekonomi Akibat Corona

148
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat mengikuti Rakor bersama Gubernur Jatim melalui video conference di Pendopo Trunojoyo, Jum'at 27 Maret 2020. (Foto: Protokoler Pemkab Sampang for MI)

maduraindepth.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta semua kepala daerah di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk mengatasi dampak sosial dan ekonomi akibat wabah virus Corona. Rakor melalui video conference itu juga diikuti oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi yang ditemani Sekdakab Yuliadi Setiawan dan kepala OPD di Pendopo Trunojoyo, Jum’at (27/3).

Beberapa poin yang menjadi titik berat seperti halnya penanggulangan wabah Corona dari sektor dampak ekonomi dan sosial menjadi perhatian utama rakor tersebut.


Khofifah menyampaikan pesan kepada seluruh Kepala daerah untuk mengantisipasi kemungkinan terus melonjaknya angka penyebaran Corona di Jawa Timur, serta prediksi dampak sosial ekonomi yang akan terjadi akibat Covid-19.

Menurut Khofifah, berbagai langkah yang dilakukan akan berhasil jika didukung oleh seluruh elemen bangsa, seperti forkopimda, pemerintah provinsi, instansi vertikal, organisasi profesi terutama IDI, PPNI, pelaku usaha, UMKM, pedagang, masyarakat dan lain sebagainya.

“Kita harus bergotong royong menghadapi Covid-19 ini,” ucap Khofifah.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melalui Koordinator Bidang Kominfo Satgas Covid-19, Djuwardi menyampaikan, jika perintah Gubernur Jawa Timur ketika melakukan video conference agar Pemerintah Daerah mengalihkan anggaran untuk penanganan virus Corona. Hal itu sebagai bentuk langkah cepat dan strategis agar Covid-19 itu dapat ditanggulangi dan dicegah sedini mungkin.

Baca juga:  Ketua DPRD Sampang Himbau Masyarakat Cegah Corona Secara Mandiri

Selain itu, dampak sosial dan perekonomian juga harus mulai dipikirkan seiring dengan beberapa daerah yang zona merah di Jawa Timur mulai dilakukan pembatasan gerak.

“Relokasi anggaran tersebut tak hanya menggunakan APBD namun juga akan merambat ke Dana Desa supaya juga dianggarkan penanganan Virus Corona di tingkat bawah,” ucapnya seusai mengikuti Rakor.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan Pemerintah Desa seperti halnya melihat ketahanan pangannya, kemudian memikirkan dampak ekonomi para warga yang menganggur agar dibuatkan program padat karya serta pengadaan Alat Pelindung Diri (APD).

“Permasalahan berbagai Kabupaten hampir sama, alhamdulillah Sampang masih di zona hijau, kami harap ke depan terus dapat dipertahankan dengan peran serta dari masyarakat untuk melakukan gerakan Sosial Distancing pula,” pungkasnya. (RIF/AW)