maduraindepth.com – Aparat gabungan menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan lampu merah Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kabupaten Sampang, Rabu (1/7/2026). Operasi yang melibatkan Satlantas Polres Sampang, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) itu menyasar kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas serta angkutan yang belum memenuhi kewajiban uji KIR.
Pantauan di lokasi menunjukkan petugas memasang papan bertuliskan “Ops Gabungan KRYD – Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan” sebagai penanda operasi. Kendaraan yang melintas dihentikan secara selektif untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi, kondisi teknis kendaraan, dan kelayakan jalan.
Satlantas Polres Sampang melalui KBO Lantas, IPDA Dedy Dely Rasidie, mengatakan operasi gabungan tersebut merupakan hasil koordinasi antara kepolisian dan Dishub dalam rangka meningkatkan disiplin berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran.
“Fokus operasi adalah menindak pelanggaran kasat mata, seperti kendaraan dengan kelengkapan yang tidak berfungsi maupun pelanggaran administrasi lainnya. Dari Satlantas kami menerjunkan 14 personel yang bergabung dengan Dishub dan Satpol PP,” ujarnya.
Ia menambahkan, operasi ini juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas, menggunakan kendaraan yang laik jalan, serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi kendaraan.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang melalui Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan Dishub Sampang, Edi Sutrisno, menyebut pihaknya mengerahkan 15 personel dalam operasi tersebut. Selain penegakan aturan, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kepatuhan pemilik kendaraan angkutan dalam melaksanakan uji KIR.
“Dalam satu bulan terakhir, operasi gabungan seperti ini sudah dilaksanakan sekitar enam kali. Hasilnya mulai terlihat, kesadaran masyarakat untuk melakukan uji KIR meningkat. Dampaknya juga positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sampang,” katanya.
Operasi gabungan akan terus dilaksanakan secara berkala di sejumlah titik strategis sebagai upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sekaligus memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan memenuhi standar keselamatan. (Poer/MID)














