Bupati Sumenep Dukung Naqi’ah, Santri Asal Dungkek Ikuti Konferensi Internasional di Tiga Negara

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H, memberikan bantuan operasional secara langsung kepada Naqi'ah yang akan ikut serta di ajang International Conference Santri Mendunia Batch 6 yang akan berlangsung di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.(Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Naqi’ah, santri asal Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Ia terpilih sebagai delegasi dalam ajang International Conference Santri Mendunia Batch 6 yang akan berlangsung di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Sebagai wujud kebanggaan dan kepedulian terhadap pendidikan, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat memberikan bantuan operasional secara langsung kepada Naqi’ah, Rabu (29/7/2026). Bantuan ini diharapkan mampu mendukung langkah sang santri yang akan membawa nama baik daerah di forum internasional.

Naqi’ah saat ini tercatat sebagai mahasiswi semester akhir Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Hebatnya, ia menjadi satu-satunya peserta dari ujung timur Pulau Garam dan bagian dari lima pemuda asal Jawa Timur yang lolos seleksi konferensi bergengsi tersebut.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, generasi muda Sumenep harus terus didorong agar berani mengambil peluang tampil di kancah nasional hingga global.

“Keikutsertaan Naqi’ah diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman dan jejaring baru, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pendidikan, kebudayaan, serta nilai-nilai kesantrian Sumenep kepada masyarakat internasional,” ungkap Bupati.

Bupati menambahkan, dukungan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam memperluas akses pendidikan masyarakat. Berkolaborasi dengan Baznas, Pemkab terus memacu peningkatan program beasiswa, termasuk Program Satu Keluarga Satu Sarjana dan Beasiswa Cendekia Baznas.

Baca juga:  Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 di Sampang Ditunda, Ini Penjelasannya

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, menegaskan bahwa bantuan kepada Naqi’ah adalah wujud nyata dukungan lembaganya terhadap generasi muda yang memiliki kemauan keras untuk mengembangkan kapasitas diri. Rangkaian konferensi yang dijadwalkan pada 6–11 Agustus 2026 mendatang dinilai sebagai ruang positif bagi pemuda untuk melatih kepemimpinan.

“Perhatian Baznas di bidang pendidikan tidak hanya melalui pemberian beasiswa reguler. Kami juga hadir mendukung pelajar, mahasiswa, dan santri yang berprestasi dan mengharumkan nama Sumenep,” ujar Ahmad Rahman.

Menurutnya, kuota penerima manfaat beasiswa terus diupayakan bertambah setiap tahun. Tujuannya, agar semakin banyak pelajar dari keluarga kurang mampu yang mendapat kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

Di sisi lain, Naqi’ah tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bupati Sumenep dan Baznas yang telah memfasilitasi keberangkatannya.

“Saya berkomitmen memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar, memperluas wawasan, dan pastinya membawa nama baik Kabupaten Sumenep selama konferensi di tiga negara nanti,” tuturnya.

Melalui capaian ini, Pemkab Sumenep berharap jejak Naqi’ah dapat menjadi pemicu motivasi bagi santri dan mahasiswa lain untuk tak ragu meningkatkan kualitas diri dan berani bersaing di level internasional.(Arif Coolbreak/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *