maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten Sampang resmi melantik dan mengukuhkan 48 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, Senin (22/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi langkah pemerintah daerah untuk mengisi sebagian jabatan kepala sekolah yang selama ini masih kosong sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan.
Dalam arahannya, Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menegaskan bahwa kepala sekolah memegang peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Karena itu, setiap kepala sekolah dituntut menjadi teladan, terutama dalam membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah.
“Jabatan ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepala sekolah dan guru harus menjadi teladan kedisiplinan bagi peserta didik,” tegasnya.
Selain menekankan kedisiplinan, Bupati juga mengingatkan pentingnya pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, setiap anggaran pendidikan harus dimanfaatkan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun moral.
Ia juga meminta seluruh kepala sekolah memperkuat sistem manajemen sekolah dan memastikan pendataan guru serta peserta didik dilakukan secara akurat untuk mendukung perencanaan pendidikan yang tepat sasaran.
Terkait aspirasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang ingin menjadi kepala sekolah, Slamet Junaidi menegaskan kesempatan tersebut terbuka selama memenuhi persyaratan dan mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sampang, Raden Roro Dewi Trisna, mengatakan pelantikan kali ini belum sepenuhnya mengisi seluruh kekosongan jabatan kepala sekolah di Kabupaten Sampang.
Menurutnya, proses pengangkatan kepala sekolah harus melalui sekitar 12 tahapan, mulai dari seleksi hingga koordinasi dengan BKPSDM dan pemerintah pusat. Karena itu, pengisian jabatan dilakukan secara bertahap sesuai regulasi.
“Proses seleksi substansi sudah dilaksanakan. Saat ini kami tinggal menunggu hasil untuk diproses ke tahapan berikutnya,” ujarnya.
Dewi Trisna berharap kepala sekolah yang baru dilantik mampu meningkatkan kinerja, menjaga integritas, mengelola Dana BOS secara bertanggung jawab, serta siap ditempatkan di mana pun sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara.(Poer/MH)














