Jaga Kualitas Tembakau, DKPP Sumenep Rutin Salurkan Bantuan Pupuk dan Bibit

Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto menyerahkan bantuan pupuk tembakau kepada patani Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Sumenep. (Foto: Nyoman/MI)

madurindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para petani tembakau. Salah satunya dengan intens menyalurkan bantuan pupuk dan bibit daun emas itu. Tujuannya, agar kualitas tembakau yang dihasilkan tetap terjaga.

Kepala DKPP Sumenep, Arif Firmanto menjelaskan, bantuan bibit tembakau  gratis yang diberikan berupa varietas Perancak. Juga, pupuk yang rutin diberikan setiap masa tanam tembakau. Tujuannya, untuk menjaga kualitas daun tembakau.

Arif juga berharap, melalui bantuan itu para petani semakin semangat menjaga kualitas tembakau. Sebelumnya, tahun 2022 DKPP Sumenep sudah menyiapkan bibit tembakau varietas Perancak secara gratis. Diketahui, bantuan bibit yang disiapkan tersebut berasal dari benih Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas).

“Kalau untuk bibit tembakau dari awal sudah kita siapkan gratis tiap tahun untuk petani, bibit yang dibagikan berasal dari benih berkualitas dari Balittas,” jelasnya, Ahad (11/9).

Diterangkan, sesuai instruksi Bupati Sumenep, selain bantuan bibit tembakau pihaknya juga rutin menyalurkan bantuan pupuk jenis NPK dan ZK secara gratis kepada petani. Pupuk tersebut disalurkan ke petani tembakau di beberapa kecamatan penghasil.

“Tahun ini, atas kepedulian bupati kepada para petani tembakau, Pemkab Sumenep menyalurkan bantuan pupuk kepada petani,” papar Arif.

Baca juga:  Kapolres Sampang Sebut Ada Satu atau Dua Tersangka Kasus SDN Samaran II

Terkait sumber pendanaan bantuan pupuk tersebut, lanjut dia, berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumenep tahun 2022. “Sebelumnya, bantuan pupuk tembakau berasal dari anggaran APBD I. Mulai tahun ini, Pemkab juga menganggarkan melalui APBD Kabupaten Sumenep sebagai bentuk kepedulian bupati kepada para petani tembakau,” ujarnya.

“Harapannya, dengan bantuan bibit dan pupuk untuk tembakau, mampu menekan biaya produksi usaha tani tembakau dan sekaligus mampu meningkatkan kualitas tembakau,” sambung Arif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto