Ini Pesan Dekan FEB Terhadap Mahasiswa Usai Yudisium

35
Yudisium UTM semester gasal
Mahasiswa UTM Fakultas Ekonomi dan Bisnis berlangsung khidmat mengikuti yudisium di Gedung Pertemuan, Rabu (17/3). (FOTO: SA/MI)

maduraindepth.com – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) DR. H. Pribanus Wantara, MM meminta mahasiswa yang sudah mengikuti pelepasan lulusan tahun akademik 2020-2021 memanfaatkan skill yang dimiliki saat berada di lapangan.

Karena menurutnya, di lapangan dan di masyarakat ataupun di sektor formal (pekerjaan) dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, banyak perkantoran, pabrik, industri masih belum membuka lebar untuk menerima lowongan pekerjaan.


“Tentunya, mahasiswa yang sudah mendapatkan bekal di bangku perkuliahan harus mengimplementasikan, ilmu apa yang bisa ditawarkan dalam kondisi pandemi ini,” ujarnya saat diwawancarai oleh tim maduraindepth.com Bangkalan, Rabu (17/3).

Yudisium yang diikuti oleh 186 mahasiswa FEB tersebut dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pada pukul 08.00 WIB – 11.00 WIB dan sesi kedua dari pukul 12.30 WIB – 15.30 WIB. Itu dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat, mengingat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih menjadi PR besar di Indonesia khususnya Bangkalan.

Pelepasan lulusan semester gasal yang diselenggarakan di gedung pertemuan UTM itu, menurut Pribanus Wantara merupakan sebuah bentuk dari banyaknya permintaan mahasiswa agar dilaksanakan yudisium ofline.

“Untuk sesi pertama khusus mahasiswa manajemen yang berjumlah 114 mahasiswa dan sesi kedua Akuntasi dan ekonomi (72). Kami tetap melaksanakan dengan acuan protokol kesehatan. Itu tidak bisa tawar menawar (menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan),” ungkapnya.

Baca juga:  Ini Kata Kepala Kemenag Sampang Soal Himbauan Tarawih dan Idul Fitri di Rumah

Pria berkopiah hitam itu juga berharap perkuliahan bisa normal kembali dengan aturan-aturan new normal. Sehingga memungkinkan perkuliahan bisa tatap muka, daring dan luring.

“Selama dua semester ini kuliahnya daring (online) jadi tidak ada tatap muka sama sekali,” tandasnya. (Adv)
(SA/MH)