Ini 5 Program Prioritas Pembangunan Pemkab Sampang di Tahun 2022

Bupati Slamet Junaidi bersama Wabup Abdullah Hidayat saat menghadiri Musrenbang RKPD Tahun 2022 tingkat Kecamatan. (Foto : Humas Pemkab for MI)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten Sampang akan fokus pada 5 program prioritas pembangunan di tahun 2022. Kelima program tersebut dipaparkan pada kegiatan Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 di tingkat kecamatan.

Musrenbang kali ini mengusung tema, “peningkatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur dalam mendukung pemantapan pemulihan ekonomi menuju Sampang hebat bermartabat”.


Kelima program prioritas pembangunan tahun 2022 tersebut antara lain. Pertama, peningkatan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Kedua, pemantapan pemulihan ekonomi melalui penguatan sektor unggulan dan peningkatan nilai tambah.

Ketiga, peningkatan ketahanan sosial masyarakat melalui pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan dan sistem kesehatan serta sarana dan prasarana dasar. Keempat, peningkatan kualitas pelayanan publik melalui reformasi birokrasi dan inovasi daerah, dan program kelima adalah peningkatan harmonisasi kehidupan sosial masyarakat.

“Musrenbang tingkat kecamatan merupakan forum pembahasan hasil daftar usulan tingkat desa di setiap Kecamatan, baik di bidang infrastruktur, sosial, budaya, ekonomi, maupun pemerintahan,” ucap Bupati Sampang Slamet Junaidi, Selasa (16/2).

Ia menginginkan Musrenbang menjadi forum untuk mempertajam, menyelaraskan, mengklarifikasi dan mencapai konsensus terkait usulan rencana kegiatan pembangunan desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah.

Dikatakannya, sejak tahun 2020 hingga saat ini pihaknya merasakan dampak sebaran virus corona atau Covid-19 di banyak aspek, baik dari segi korban jiwa, dampak ekonomi, sosial, budaya, hingga pemerintahan. Bahkan dunia pendidikan juga merasakan dampaknya.

Baca juga:  Pemerintah Janji Perbaiki Jalan Kampung di Sampang Kota Pada Tahun Ini

Hal tersebut, kata Slamet Junaidi, diperparah dengan kebijakan pembatasan aktifitas masyarakat yang diambil oleh pemerintah berdampak pada berkurangnya pendapatan masyarakat, bahkan ada yang sampai kehilangan pekerjaan.

“Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dari semua pihak dalam memutus rantai penyebaran virus itu, agar pandemi bisa berakhir dan dampak sosial ekonominya bisa diatasi,” ujarnya.

Fokus Pemulihan Ekonomi

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, dampak lain dari pandemi adalah adanya refocusing anggaran. Menurutnya, amanat dari pemerintah pusat memang mewajibkan demikian sehingga anggaran untuk kegiatan terpangkas, akibatnya pada tahun 2020 banyak rencana kegiatan yang tidak bisa terealisasi.

“Kami melihat dari mayoritas kegiatan Musrenbang ini fokus pada peningkatan dan pemulihan ekonomi dampak pandemi virus corona,” jelas Bupati yang akrab disapa Ji Idi.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah Kecamatan dan OPD dilingkungan Pemkab Sampang lebih ditingkatkan, agar usulan pembangunan melalui kegiatan tersebut dapat terlaksana dan memberi manfaat nyata pada masyarakat.

“Kecamatan diharapkan dapat mendorong pencapaian prioritas pembangunan daerah dengan didukung oleh Pemerintah Desa setempat melalui dukungan APBDes maupun peningkatan peran BUMDes,” pungkasnya. (*/AW)