Hujan Deras, Jalan Nasional Sampang-Bangkalan Terendam Banjir

Petugas lalu lintas sedang mengatur kendaraan yang melintas di jalan nasional Sampang-Bangkalan, tepatnya di jalan Raya Panyepen, Jum'at (3/12). (Foto : Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Banjir menggenangi jalur nasional Sampang-Bangkalan, tepatnya di Jalan Raya Panyepen, Kecamatan Jrengik, Sampang. Akibatnya, terjadi antrian kendaraan cukup panjang di area tersebut. Sejumlah kendaraan tetap melintasi genangan banjir dengan ketinggian air sekitar 30 sampai 35 centimeter.

“Iya, banjir terjadi pada hari Kamis 2 Desember 2021 sekitar pukul 23.25 di Wilayah Kecamatan Jrengik,” ujar Moh. Imam, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, saat dikonfirmasi, Jum’at (3/11).


Imam menjelaskan, terjadinya banjir disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi selama 6 jam dan meluapnya air sungai desa Panyepen, Jrengik.

“4 desa tergenang banjir, meliputi Desa Panyepen, Desa Margantoko, Desa Majengan dan Desa Taman,” ungkapnya.

Sementara, salah satu warga setempat, Lukman Hakim mengaku banjir mulai menggenangi jalan raya Panyepen sekitar pukul 05.00 Wib, Jum’at (3/12) pagi.

“Sepertinya juga ada kiriman dari utara karena sungai di sini jalurnya juga dari daerah Tambelangan,” ungkapnya.

Selain menggenangi jalan raya, banjir akibat luapan sungai Panyepen tersebut juga menggenangi ratusan hektare sawah milik warga yang berada di sisi kanan-kiri jalan.

“Semoga hujan tidak lagi turun, khawatir ketinggian air malah bertambah dan semakin mengenai akses jalan dan rumah warga setempat,” ungkap Lukman. (Alim/Aw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here