Heriyanto Saleh Terima Usulan dari Masyarakat, Berikut Ulasannya

Heriyanto Saleh
Ach. Heriyanto Saleh saat menerima usulan dari masyarakat enam kelurahan di Kecamatan Kota Sampang, Senin (8/3) malam kemarin. (FOTO: Istimewa)

maduraindepth.com – Pemuda milenial dan sejumlah tokoh di Kecamatan Kota Sampang menyampaikan uneg-unegnya kepada anggota DPRD Sampang Ach. Heriyanto Saleh. Uneg-uneg itu disampaikan dalam kegiatan serap aspirasi masyarakat (Reses) di kediaman politisi PKB itu di Perumahan Puri Matahari, Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar, Senin (8/3) malam kemarin.

Heri menyampaikan, dalam Reses kali ini pihaknya fokus pada persoalan-persoalan masyarakat yang ada di tingkat kelurahan. Karena itu, para pemuda milenial dan sejumlah tokoh dari enam kelurahan di Kecamatan Kota Sampang diundang untuk menyampaikan aspirasi.


“Reses kali ini kami fokus serap aspirasi masyarakat dari tingkat kelurahan di Kecamatan Kota Sampang,” ujar Heri kepada maduraindepth.com.

Dari hasil Reses tersebut, legislatif kelahiran Kampung Madegen, Kelurahan Polagan itu menampung beberapa usulan dan masukan dari masyarakat akar rumput terkait persoalan yang ada. Dia mengurai, uneg-uneg atau aspirasi masyarakat yang diterima merupakan persoalan yang bersifat prioritas bagi masyarakat.

Sedikitnya ada enam usulan yang disampaikan oleh masyarakat kepada legislator yang duduk di Komisi IV DPRD Sampang tersebut. Berikut rinciannya:

  1. Minimnya penerangan jalan (PJU) di perkampungan
  2. Minimnya perhatian pemerintah terhadap pemakaman umum
  3. Kurang maksimalnya saluran air di perkampungan
  4. Sampah pasca banjir yang kurang diperhatikan oleh dinas terkait
  5. Maraknya pedagang kaki lima di Trotoar
    Keluhan dari perwakilan guru terkait insentif guru
  6. honorer sebesar Rp 300 ribu yang kurang tepat sasaran.
Baca juga:  Buntut Polemik ADK, Ketua DPRD Sampang Akan Evaluasi Kinerja Tiap Komisi

Dari kelima aspirasi yang telah ditampung dalam reses tersebut, Heri berjanji akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setelah dilakukan pembahasan di Komisi IV. Selain itu pihaknya berjanji akan membantu melalui anggaran yang ada dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

“Kami akan koordinasikan dengan pemerintah daerah. Selain itu, untuk hal yang lain-lain akan kami coba bantu melalui anggaran dana hibah dari Pemprov Jatim,” tandasnya. (RIF/MH)