Harga Komoditas di Sampang Fluktuatif, Kecuali Cabai Tembus Rp 90 Ribu

Pedagang sembako di Pasar Sore Kabupaten Sampang sedang melayani pembeli, Kamis (21/1). (FOTO: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Pada awal tahun 2021 harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terpantau fluktuatif. Ketidakstabilan harga paling mencolok terdapat pada cabai rawit yang kian melonjak.

Per 21 Januari 2021 cabai rawit berada di kisaran harga Rp 70-90 ribu per kilogram. Harga ini naik 50 persen dibanding pekan lalu yang hanya Rp 35-45 ribu per kilogram.


“Lonjakan harga cabai rawit tersebut terjadi di sejumlah pasar di Sampang, seperti Pasar Srimangunan, Pasar Sore dan Pasar Rongtengah,” tutur Kasi Informasi Perdagangan dan Penyaluran Barang dan Jasa Disperindag Sampang, Syukkur, Kamis (21/1).

Syukkur menyebut, lonjakan harga cabai rawit disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya, harga dari distributor tinggi dan cuaca musim hujan.

Dia menjelaskan, pada musim hujan banyak cabai yang gagal panen. Meski demikian, stok cabai di Kabupaten Sampang masih aman.

“Ketersediaan cabai rawit masih aman dan saat ini juga belum waktunya musim panen, sehingga harganya mengalami lonjakan,” paparnya.

Berbeda dengan harga beberapa komoditas di Sampang yang cenderung turun. Seperti telur ayam ras yang sebelumnya Rp 27 ribu per kilogram, saat ini menjadi Rp 21-22 ribu.

Harga bawang merah turun menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih Rp 20 ribu per kilogram.

Baca juga:  AJI Surabaya Kecam Penyitaan Ponsel Jurnalis

“Memang ada yang naik juga ada yang turun, tergantung dari musim dan kadang efek pandemi COVID-19,” ucapnya.

Sementara salah satu pedagang, Ririn (35) mengeluh terjadinya lonjakan harga pada cabai rawit. Sebab warga asal Desa Panggung itu mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan untuk kulakan.

“Ini sih bukan naik, tapi berganti harga, kalau selain cabai mungkin bisa kami syukuri karena harga naik turun. Semoga cepat turun harganya dan bisa stabil lagi,” katanya. (Alim/MH)