Hadiri Musrenbangcam Torjun, Slamet Junaidi: Saya Ingin Desa-desa Bisa Mandiri

Slamet Junaidi
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi saat memberi sambutan dalam Musrenbangcam di Torjun. (Foto: RIF/MI)

maduraindepth.com – Bupati Sampang Slamet Junaidi menegaskan, setiap program pembangunan di Kabupaten Sampang harus berdasarkan manfaat bagi masyarakat. Langkah yang diambil tersebut merupakan langkah konkret mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat.

Hal itu ditegaskan saat menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di Kecamatan Torjun, Rabu (19/2/2020). Dia menekankan, dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), semua pemangku kepentingan harus membuat program-program prioritas.


Program prioritas tersebut baik berupa peningkatan insfrastruktur maupun potensi wisata yang memungkinkan untuk dikembangkan. “Saya ingin desa-desa di Kabupaten Sampang khususnya di Kecamatan Torjun ini menjadi desa mandiri, maka saya mengajak kepada seluruh kepala desa yang hadir, bersama-sama turut serta meningkatkan perekonomian di masing-masing desa,” tegasnya.

H. Idi, sapaan karib Bupati Sampang, juga mengapresiasi usulan-usulan yang disampaikan oleh Camat tentang rencana pembangunan destinasi wisata di beberapa desa di Kecamatan Torjun, yang telah disepakati dalam Pra Musrenbang Kecamatan Torjun beberapa waktu lalu. Dikatakan, usulan-usulan tersebut merupakan usulan bagus dan cerdas.

“Tentunya pasti akan kami tindaklanjuti lewat Dinas Pariwisata, kita akan bangun sarana dan prasarananya. Kalau bisa wisata ini dikelola oleh BUMDes,” tegasnya.

H. Idi berharap, kepala desa bisa meningkatkan BUMDes masing-masing. Selain itu, dia juga menegaskan agar program yang dibuat wajib berdasarkan manfaat, bukan berdasarkan yang lain-lain.

Baca juga:  Sejumlah Isu dan Pokok Pikiran Strategis Muncul pada Musrenbang RKPD Sampang 2022

“Karena memang banyak program kita yang kurang manfaat, cuma bisa buat program tapi output dari program itu tidak ada, maka marilah kita perlahan-lahan bisa merubah Kabupaten Sampang khususnya Kecamatan Torjun ini menjadi lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Torjun Moh. Lutfi menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan program prioritas desa tahun 2021. Selain itu juga membahas dan menyepakati program desa yang menjadi prioritas tingkat kecamatan. Kemudian melakukan klasfikasi pembangunan sesuai fungsi perangkat daerah kabupaten.

“Peserta yang diundang DPRD Dapil I, pendamping desa, dan kepala desa. Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari pra Musrenbangcam pada tanggal 12 Februari 2020 lali,” tuturnya..

Moh. Lutfi menyampaikan, di Kecamatan Torjun ada penurunan, meliputi bidang Sarpras 60 persen, bidang Sosial Budaya (Sosbud) 20 persen dan bidang Ekonomi 20 persen.

Diantara program yang diusulkan untuk tahun 2021 meliputi bidang sarana, kebersihan dan keterampilan serta Sosbud. Kemudian program peningkatan pengelolaan penerangan jalan umum.

Selain itu, pihaknua juga mengusulkan pembibitan, penghijauan, bantuan pakan ternak, pengembangan tanaman indigo, dan pengembangan tanaman serta pengembangan rumput atau king rest.

“Itulah usulan tahun 2021 yang akan dilaksanakan, dengan potensi yang ada di Kecamatan Torjun kami hanya ambil beberapa bagian pada home industri pembuatan kopiah di Desa Pamulihan Industri pembuatan tas di Desa Petarongan,” pungkasnya. (RIF/MH)