Fantastis, Anggaran Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Capai 2,3 Miliar

0
52
Kantor DLH Sampang tampak dari depan. (Foto: RIF/MI)

maduraindepth.com – Anggaran Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Tahun Anggaran (TA) 2019 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang mencapai Rp. 2.300.564.200. Dana tersebut dialokasikan untuk 16 kegiatan, masing-masing senilai Rp 12 juta. Sementara untuk pengadaan barang dan jasa sebesar Rp. 536.394.200 dan belanja modal Rp. 1.752.170.000.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Sampang, Akhmad Syarifuddin saat dikonfirmasi tidak dapat menjelaskan secara rinci realisasinya. Namun, untuk kegiatan sudah terealisasi 100 persen, sedangkan untuk pengadaan barang masih ada Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa).

“Dari Keseluruhan terserap 87 persen, silpa hanya untuk pengadaan barang, sebab harga yang direncanakan melebihi harga pasar, sisanya sudah dikembalikan ke Kas Daerah (Kasda),” katanya, Rabu (8/1/2020).

Dijelaskan, untuk pengadaan limbah beracun, DLH tidak bisa melaksanakan, sebab harus melibatkan pihak ketiga. Namun untuk Rumah Sakit sudah ada kerja sama dengan pihak ketiga.

“Pihak ketiganya adalah PT. PRIA, Sidoarjo, karena di Indonesia hanya ada lima PT yang bergerak di pengelolaan limbah beracun, DLH hanya di bagian pengawasannya saja,” ujarnya.

Syarifuddin menambahkan, anggaran tersebut juga untuk tempat pengelolaan sampah terpadu di setiap kelurahan. “Di setiap kelurahan ada,” tegasnya.

Oleh sebab itu, kedepan, pihaknya akan mengevaluasi perencanaan kegiatan DLH tahun 2020.

Hal senada juga diungkapkan Oleh Faisol, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang. Menurutnya, Kegiatan sudah terlaksana secara keseluruhan.

“Kalo keuangan tetap ada pengembalian dari penawaran CV, artinya ada selisih pagu anggaran dengan penawaran dari CV pelaksana kegiatan,” singkatnya. (RIF/AW)