DPC GMNI Sumenep Gelar Konfercab ke V

Konfercab ke V DPC GMNI Sumenep resmi dimulai. (Foto: Ridho M Subastian/MID)

maduraindepth.com – Konferensi Cabang (Konfercab) ke V Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumenep resmi dimulai, Kamis (30/3). Konferensi kali ini mengusung tema, Tri Sakti dalam Nafas Persatuan GMNI.

Ketua DPC GMNI Sumenep Robinurrahman menjelaskan, Konfercab diagendakan selama dua hari. Mulai dari 30-31 Maret 2023. Konferensi diikuti delegasi dari seluruh komisariat. Setiap komisariat mendelegasikan lima orang. Terdiri dari tiga peserta penuh dan dua peserta peninjau.

“Yang hadir dari empat Dewan Pengurus Komisariat (DPK), yakni DPK Universitas Bahauddin, Universitas Wiraraja, STAI Nurud Dhalam Ganding, dan DPK GMNI Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Instika Guluk-Guluk. Semua lengkap,” ujarnya.

Diterangkan, Konfercab merupakan salah satu bentuk musyawarah tertinggi di tingkat GMNI kabupaten/kota. Sehingga perusyawaratan GMNI ini, kata dia, adalah upaya memperbaiki kinerja dan melanjutkan kinerja DPC yang belum terealisasikan, untuk bisa dilanjutkan pada periode berikutnya.

“Intinya musyawarah ini untuk membangun hal yang lebih baik,” jelas pria yang akrab disapa Robi itu.

Konfercab ke V DPC GMNI Sumenep
Konfercab ke V DPC GMNI Sumenep dihadiri OKP-OKP di Kabupaten Sumenep. (Foto: Ridho M Subastian/MID)

Konfercab DPC GMNI Sumenep ke V dihadiri Kapolres Sumenep, Sekretaris PA GMNI Sumenep, dan Ketua KNPI Sumenep. Termasuk seluruh organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Sumenep.

“Harapannya, membangun dialektika yang tinggi, dinamika yang harmonis bahwa GMNI akan selalu berjaya dalam mengadvokasi kerakyatan. Membangun nawacita organisasi GMNI yakni terwujudnya sosialisme Indonesia,” ucapnya.

Baca juga:  Puluhan Rumah di Sreseh Diterjang Puting Beliung, Ubaidillah: Bupati Sampang Respon Cepat

Sekretaris PA GMNI Sumenep, Ach. Lutfi mengatakan, melalui Konfercab kali ini diharapkan DPC GMNI Sumenep lebih mendalami kembali pola-pola organisasi dan pencerdasan kader. Selain itu, dia juga berharap agar kader lebih fokus mendalami pedoman organisasi, seperti AD/ART, silabus organisasi dan kaderisasi.

“Sehingga ketika menghadapi dinamika sedemikian rupa, ini mudah mengatasinya,” tutur inisiator berdirinya DPC GMNI Sumenep itu.

“Kami harap DPC GMNI Sumenep tetap eksis dalam mengawal kebijakan-kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat. Sehingga asas manfaat dari hadirnya GMNI di Sumenep ini jelas,” imbuhnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto