Dinkes KB Sasar Belasan Ponpes di Sampang, Ajak Terapkan Lima Pilar STBM

penyuluhan ke ponpes terkait sanitasi STBM dinkes sampang
Penyuluhan STBM kepada puluhan santri Ponpes Assirojiyyah Kajuk, Jumat (23/6). (Foto: Rizal for MID)

maduraindepth.com – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang melaksanakan penyuluhan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kepada puluhan santri pondok pesantren (Ponpes) Assirojiyyah Kajuk. Tujuan dari kegiatan tersebut guna meningkatkan kesehatan di lingkungan pondok.

Lima STBM antara lain, stop buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir (CTPS), dan pengolahan makanan dan minuman yang aman. Termasuk pengolahan sampah yang aman, serta pengolahan limbah cair yang aman.

Efisida Putri, selaku Administrator Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes dan KB Sampang mengatakan, sekitar 25 santri hadir dalam kegiatan itu. Para santri juga nantinya akan ikut andil menciptakan lingkungan Ponpes yang aman dari penyakit.

“Konsepnya kami ingin merubah perilaku masyarakat, terutama lingkungan ponpes agar tahu tentang lima pilar STBM, serta bisa menerapkannya,” ujarnya, Jumat (23/5).

Gerakan lima pilar STBM ini, kata dia, juga digaungkan di sejumlah ponpes yang ada di Sampang. Tercatat, sudah ada 15 Ponpes yang akan dikunjungi sesuai data di Dinkes dan KB Sampang.

“Beberapa Ponpes sudah kami datangi, dan antusias santri tinggi untuk jaga kesehatan selama di pondok,” terang Putri.

Hasil dari kegiatan sosialisasi itu, pihaknya berharap Ponpes Assirojiyyah bisa mempertahankan serta menerapkan lima pilar STBM itu ke pada masyarakat di sekitar. “Kami yakin santri Assirojiyyah akan terpaksa lima pilar STBM ini, baik saat di dalam pondok maupun di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Baca juga:  Seluruh Wilayah Jawa Timur Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem, Begini Penjelasan BMKG

Sementara, Pengurus Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang, Ghus Anis mengapresiasi kegiatan tersebut. “Santri di sini sudah biasa menjaga kebersihan, sebagai bagian dari rukun Iman, maka patut untuk dilakukan seterusnya, “ucap Ustad asal kepulauan itu saat dikonfirmasi.

Menurut dia, sosialisasi lima pilar STBM ini menjadi tambahan dorongan santri agar terus meningkatan kepedulian, menjaga kesehatan dan lingkungan Ponpes dengan aman, nyaman dan bersih. Sehingga proses belajar mengaji santri lebih berkualitas.

“Semoga santri terus istiqomah menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya,” pungkasnya. (Alim/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto