Demo Mahasiswa IAIN Madura di Tengah PPKM Rusak Fasilitas Kampus

Demo mahasiswa iain madura
Tangkapan layar pos satpam kampus IAIN Madura setelah dibakar demonstran. (FOTO: Umarul Faruk/MI)

maduraindepth.com – Aksi demonstrasi di tengah kebijakan PPKM yang dilakukan oleh Mahasiswa IAIN Madura diwarnai dengan perusakan fasilitas kampus. Perusakan dilakukan setelah mahasiswa melakukan demo ketiga kalinya pada hari Jumat (30/7).

Fasilitas kampus yang dirusak diantaranya kaca aula, pos satpam yang berisi komputer, CCTV dan membakar ban karet di halaman kampus. Aksi tersebut terekam video amatir yang mencuat di media sosial.


Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (Dema) IAIN Madura Syaiful Bahri mengatakan, dalam aksi demo mahasiswa menuntut agar pihak kampus memberikan pemotongan uang kuliah tunggal (UKT) sebesar 30-50 persen dan memberikan kuota sebesar 150 gigabyte (GB).

“Kami meminta rektorat untuk menurunkan UKT,” kata Syaiful yang juga sebagai koordinator aksi.

Pemotongan tersebut diberikan untuk mahasiswa karena di tengah pandemi Covid-19. Bahkan relaksasi UKT diberikan besar untuk mahasiswa yang keluarganya sedang dirawat

Sebelumnya pada Kamis, 18 Juni 2020 Rektor IAIN Madura mengeluarkan surat keputusan Nomor: B-815/In.38/R/PP.00.9/06/2020, yang isinya tentang pengurangan UKT sebesar 15 persen, dengan syarat mengacu pada Keputusan Mentri Agama (KMA).

Sementara itu, pihak rektorat sangat menyangkan perusakan yang telah dilakukan mahasiswa IAIN Madura terhadap kampusnya sendiri. Padahal Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan kampus sebelumnya sudah memberikan kebijakan penurunan UKT sebesar 20 hingga 25 persen.

Baca juga:  Kedapatan Bawa Sabu, Wanita Asal Jember Diciduk Polisi Sampang

“Sebelumnya, saya tidak menemui mahasiswa karena sakit,” ujar Mohammad Qosim, Rektor IAIN Madura. (RUK/MH)