Kapolres: Suksesnya PPKM di Sampang Tergantung Ketegasan kita

PPKM Mikro Sampang
Kapoler Sampang AKBP Abdul Hafiz saat memimpin apel gelar pasukan persiapan PPKM Mikro di Halaman Mapolres Sampang, Kamis (11/2) kemarin. (FOTO: Arief Tirtana/MI)

maduraindepth.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, akan dilaksanakan. Kesiapan menerapkan PPKM Mikro ditandai oleh apel gelar pasukan yang digelar Polres Sampang pada Kamis (11/2) kemarin.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz menegaskan, pihaknya siap melaksanakan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang kebijakan PPKM berbasis Mikro. Di samping itu dasar penerapan juga termaktub dalam surat keputusan Gubernur Jatim nomor 59/2021.


“Kami akan menerapkan instruksi itu di beberapa daerah terhadap pemberlakuan PPKM tergantung pada zona per daerah. Sedangkan untuk Kabupaten Sampang saat ini sudah mulai membaik, banyak daerah dan kecamatan berada di zona hijau terpapar Covid-19,” jelasnya.

Abdul Hafidz menyampaikan, paparan Covid-19 di Sampang paling tinggi berada di Kecamatan Kota yang masuk dalam zona oranye. “Dengan kondisi seperti ini tentunya kita perlu terlibat dalam menegakkan penerapan proses Covid-19 di Sampang,” ucapnya.

Pihaknya bersama Polri, TNI, Satgas Covid-19, Satpol PP dan BPBD Sampang, bahu-membahu untuk ikut aktif dalam pendampingan vaksinasi dalam upaya menekan wilayah-wilayah yang terkonfirmasi Covid-19.

“Semua pihak yang berwenang diperintahkan jadi pendamping vaksinator vaksin, bersama tenaga medis melacak orang-orang yang terkonfirmasi Covid-19. Oleh karena itu suksesnya PPKM di Sampang tergantung dari ketegasan kita,” tandasnya.

Baca juga:  Kemenag Komitmen Tingkatkan Pelayanan Untuk Masyarakat

Dirinya berharap dengan waktu sampai 22 Februari 2021, dalam penerapan PPKM berbasis mikro beberapa daerah yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sampang dapat berjalan dengan lancar.

“Kita berupaya untuk dapat mengembalikan suasana, yang dulunya kita tahu bersama sebelum pandemi kita bebas beraktivitas. Namun saat ini kita dituntut harus berjibaku untuk menjadikan Sampang normal kembali,” tutupnya. (Alim/MH)