Bupati Tanggapi Keluhan Pengrajin Soal Hak Paten Batik Tanjung Bumi

40
Batik Tulis Tanjung Bumi
Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron. (Foto: Suryadi Arfa/MI)

maduraindepth.com – Motif dan corak batik tulis gentong Tanjung Bumi saat ini banyak ditiru batik printing yang ditemui di pasaran. Penyebabnya, tidak ada hak paten untuk mengkalim salah satu batik khas Bangkalan tersebut. Persoalan itu dikeluhkan para pengrajin batik tulis Tanjung Bumi.

Selain itu, adanya batik printing yang meniru corak dan motif membuat harga batik tulis gentong yang ada di Tanjung Bumi anjlok. Keluhan para pengrajin batik tulis Tanjung Bumi itu langsung mendapat respon dari Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron.


Menurut dia, pihaknya akan melihat dan memastikan terkait hak paten batik gentong dan batik tulis hasil produksi warga Tanjung Bumi yang dikeluhkan.

“Kalau memang belum, nanti kita upayakan. Karena ada beberapa motif yang menjadi ciri khas kabupaten Bangkalan,” ujarnya, Selasa (9/3).

Saat ditanya terkait pemasaran batik tulis hasil produksi masyarakat Tanjung Bumi, politisi PPP itu menyebut sejauh ini sudah mulai membaik. “Hanya mengalami sedikit perubahan selama pandemi ini. Tapi saya lihat sementara ini baik,” tutupnya. (SA/BAD)