Bupati Pamekasan Dilaporkan Ke Polisi

Bupati Pamekasan Badrut Tamam
Bupati Pamekasan Badrut Tamam. (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Bupati Pamekasan Badrut Tamam dipolisikan oleh sejumlah aktivis. Hal ini merupakan buntut dari pidato yang disampaikan oleh orang nomor satu di Gerbang Salam dalam acara Pamekasan bershalawat, meyambut 1 Muharram 1441 Hijriyah di halaman pendopo Ronggosukowati.

Dalam pidato tersebut, Bupati Badrut menuding aksi demontrasi soal tembakau yang digelar oleh sejumlah aktivis dan perwakilan petani beberapa waktu lalu, dibayar. Video pidato politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu telah beredar luas di sosial media.


Buntut dari tudingan yang disampaikan dalam pidato itu, kini Bupati Badrut Tamam dilaporkan ke polisi. Kini berkas laporannya sudah diterima oleh Kanit I SPKT Polres Pamekasan, AIPTU Arif Muzakki.

“Kami nilai Bupati telah melecehkan petani tembakau dan aktivis yang menyampaikan aspirasi rakyat,” kata salah satu aktivis Iklal kepada awak media, Senin (2/9/2019) kemarin.

Menurut Iklal, jika tidak bisa menepati janji politiknya, seharusnya Bupati Badrut tidak usah memperuncing masalah. Sementara janji politiknya, Badrut akan membeli tembakau petani dengan harga yang layak.

“Jika bupati berani mengatakan bahwa peserta demo tembakau kemarin itu dibayar serta yang dirugikan hanya satu orang, maka harus berani pula untuk membuktikannya, jangan omong kosong,” jelasnya. (*)