Buka Peluang Koalisi Semangka, Abdul Hamid Ali Munir Mendaftar Bacawabup Melalui PDIP

Abdul hamid ali munir bacawabup pdip pilkada sumenep
Abdul Hamid Ali Munir mendaftar Bacawabup ke Sekretariat Desk Pilkada 2024 PDIP Sumenep, Jumat (10/5). (Foto: IST)

maduraindepth.com – Politisi senior, Abdul Hamid Ali Munir tampaknya serius untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2024. Tepat pada Jumat (26/4) bulan lalu, dia telah mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati (Bacawabup), sekaligus bakal calon bupati (Bacabup) melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kebetulan, sejak awal masuk dalam gelanggang politik, pria yang tengah menjabat Ketua DPRD Sumenep itu memang tercatat sebagai kader PKB. Tetapi kali ini, untuk memenangkang kontestasi perebutan kursi Bupati atau Wabup di Kota Keris, nampaknya Abdul Hamid Ali Munir tidak sekadar maju melalui partai yang membesarkan namanya selama ini.

Informasi terbaru, Hamid juga mendaftar sebagai bacawabup melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia mendatangi Sekretariat Desk Pilkada 2024 PDI Perjuangan Sumenep pada Jumat (10/5).

Hamid berdalih, inisiatifnya untuk mendaftar sebagai bacawabup melalui partai banteng moncong putih didasari dengan alasan kuat. Menurutnya, PDIP tidak dianggap sebagai rival tandingan dalam pertarungan pilkada tahun ini.

Dia menuturkan, pada tahun 2010 silam, partai moncong putih dengan partai berlambang bumi, kompak bersinergi mengusung kemajuan pemerintahan di Bumi Sumekar. Atas koalisi tersebut, maka dua partai tersebut mendapat julukan koalisi semangka seperti warna identitasnya yaitu hijau merah.

“Kami bukan dari bagian orang lain. Tetapi kami mitra PDI Perjuangan untuk Sumenep ke depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Baca juga:  LSM KPK Endus Penyimpangan Bantuan Listrik Bersubsidi DPMD Sampang

Kedatangan Hamid ke kandang banteng, diklaim sudah mendapatkan restu para tokoh PKB. Sehingga, dia pun tidak merasa ragu untuk melancarkan niatnya mendaftar sebagai bacawabup melalui PDIP.

“Kami tidak akan melangkahi petinggi partai. Kami menjaga etika. Karena, kami sudah 26 tahun mengabdi dan berkiprah di partai (PKB, Red),” dalihnya.

Mengenai potensi terulangnya sejarah koalisi semangka, Hamid mengatakan sudah mulai membangun komunikasi. Dari hal tersebut, maka formasi pemerintahan Sumenep diprediksi kembali ke masa kejayaan seperti tahun 2010.

Sementara itu, Ketua Desk Pilkada 2024 PDIP Sumenep Zainal Arifin merespons positif pernyataan Hamid tentang koalisi semangka. Menurutnya, potensi tersebut bisa saja terjadi. Namun, di samping itu, dia menyadari bahwa kontestasi politik selalu dinamis. Sehingga, tidak bisa ditetapkan secara pasti.

“Selama 10 tahun PDI Perjuangan identik dengan koalisi semangka bersama PKB. Tapi seiring berjalanya waktu, koalisi semangka itu mengalami perubahan menjadi buah naga,” ucap Zainal.

Akibat situasi perpolitikan yang dinamis itu, maka sejak pikada 2020 koalisi semangka pecah. Antara PDIP dan PKB sama mengusung kekuatannya sendiri.

“Jadi sirnalah tiga tahun lalu hingga hari ini tidak ada lagi koalisi semangka,” tegasnya.

Berdasar hasil pemilihan legislatif (pileg) pada Februari lalu, PDIP berhasil merebut 11 kursi DPRD Sumenep. Kemenangan tersebut, menjadikan partai banteng lebih unggul dibandingkan partai lain, termasuk PKB yang hanya mendapatkan 10 kursi.

Baca juga:  Luncurkan Program MBHR Asia, IOM Berkomitmen Kawal Hak Pekerja Migran

Dengan begitu, kata Zainal, maka potensi kemenangan PDIP dalam kontestasi pilkada tahun ini juga berpeluang besar. Namun demikian, bukan berarti PDIP tidak lagi membutuhkan koalisi dengan partai lain seperti PKB.

“Kami butuh dengan partai lain ke depan. Kami siap berkoalisi dengan partai lain termasuk PKB dan PPP,” tandasnya.

Hingga sekarang, ada sebanyak delapan tokoh hebat yang mendaftar sebagai bacabup dan bacawabup melalui PDIP. Mereka adalah Achmad Fauzi Wongsojudo, Herman Dali Kusuma, Nurfitriana Busyro, Faisal Mukhlis dan Samsul Arifin. Selanjutnya ada Dewi Khalifah, Hamid Ali Munir dan Ahmad Qusyairi Zaini. (bus/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *