BPRS Bhakti Sumekar Dorong Kemajuan Pendidikan Melalui Literasi Keuangan

Hardiknas bprs bhakti sumekar
Dirut PT BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menyampaikan sambutan pada acara peringatan Hardiknas di Aula Ki Hajar Dewantara Sumenep, Kamis (2/5). (Foto: Ridho M Subastian/MID)

maduraindepth.com – PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan acara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kamis (2/5). Kegiatan yang dibingkis dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim itu, diinisiasi oleh Komunitas Edukatif, Responsif dan Inovatif Sumenep (Keris).

Dalam kegiatan tersebut, BPRS Bhakti Sumekar dan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, dilibatkan sebagai mitra. Dengan adanya kerja sama lintas sektor tersebut, diharapkan mampu memberikan dampak maksimal terhadap kemajuan pendidikan di Kota Keris.

Direktur Utama (Dirut) PT BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menyampaikan, pendidikan di Sumenep harus didorong maksimal untuk semakin berkemajuan. Sehingga, bisa menempati posisi indeks pendidikan terbaik.

Mengenai itu, BPRS Bhakti Sumekar akan selalu siap untuk menjadi mitra dalam melaksanakan upaya pembangunan daerah. Tidak terkecuali, berkaitan dengan upaya pembangunan di sektor pendidikan.

“BPRS Bhakti Sumekar sebagai indutri keuangan bank, selalu siap untuk ikut andil dalam menyukseskan kemajuan pendidikan. Khususnya, yang berkaitan dengan gerakan literasi keuangan,” ungkapnya.

Fajar berharap, melalui gerakan literasi keuangan, maka peserta didik atau siswa bisa lebih cerdas dalam mengelola keuangan. Dengan begitu, maka anak bangsa tidak cenderung konsumtif saat menggunakan keuangannya.

“BPRS Bhakti Sumekar sudah menghadirkan produk tabungan simpel (simpanan pelajar),” sebutnya.

Menurutnya, siswa bisa diajarkan untuk membudayakan gemar menabung dengan memanfaatkan program tabungan simpel. Sedangkan, di samping itu, guru dapat menjadi mediator yang bertugas menggerakkan minat peserta didik untuk gemar menabung.

Baca juga:  Apa Itu Kartu Cerdas? Ini Ulasannya

“Gerakan ini, diharapkan bisa mencetak peserta didik yang cerdas dalam mengelola keuangan,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Fajar, produk tabungan simpel juga diharapkan mampu menjadi alat untuk mendorong kemajuan pendidikan di Kota Keris. Saat menghadiri acara santunan anak yatim dalam rangka peringatan Hardiknas, Fajar berinteraksi langsung dengan peserta kegiatan.

Dia memberikan kuis bertema pendidikan kepada guru dan siswa yang hadir. Bagi yang bisa menjawab, mendapatkan hadiah berupa uang tunai. “Intinya, kami selalu siap untuk mendorong program pembangunan daerah,” pungkas pimpinan badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut. (bus/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *