Binaragawan Lintas Provinsi Ramaikan Madura Body Contest, Disbudporapar Siapkan Event Lebih Spektakuler

Madura body contest slopeng disbudporapar sumenep
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala Disbudporapar Moh Iksan saat menyerahkan medali dan piagam penghargaan kepada juara Madura Body Contest di Pantai Slopeng. (Foto: Arif/MID)

maduraindepth.com – Madura Body Contest on The Beach sukses terselenggara dengan meriah di Pantai Slopeng, Sumenep, Sabtu (4/5). Kegiatan Kelender Event Sumenep 2024 itu, diikuti oleh 56 peserta dari berbagai provinsi kabupaten/kota di Indonesia.

Beberapa di antaranya, berasal dari Bali, Majalengka, Jakarta, Kalimantan Timur, Nganjuk dan Tulungagung. Kemudian, ada juga yang berasal dari Surabaya, Pasuruan, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohamad Iksan menyampaikan, kompetisi Madura Body Contest on The Beach di Pantai Slopeng itu terbagi menjadi tiga kelas. Meliputi kelas beginer, new muscle dan middle muscle.

Menurutnya, event olahraga ini adalah yang perdana terselenggara di Kota Keris. Khususnya, yang diselenggarakan melalui agenda Kalender Event Sumenep. Sementara itu, kegiatan seperti itu dicanangkan terus terlaksana hingga tahun yang akan datang.

“Nanti akan dipersiapkan lebih matang. Supaya bisa semakin spektakuler,” ungkapnya.

Mengenai penempatan event Madura body contest on the beach di Pantai Slopeng, memiliki tujuan tertentu. Pertama, yaitu untuk mengenalkan keindahan destinasi wisata Sumenep kepada wisatawan dari luar daerah.

Selain itu, melalui penempatan acara kalender event di destinasi wisata, diharapkan mampu mendongkak geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terutama, bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bahkan, hal itu juga bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata.

Baca juga:  Hari Masyarakat Adat Internasional, Gubernur: Ribuan Potensi Kebudayaan di Jatim Harus Dijaga

“Event selanjutnya, akan dilaksanakan di Keraton Sumenep dan beberapa tempat wisata yang lain,” ucapnya.

Kata Iksan, sejumlah destinasi wisata di Sumenep memang dicanangkan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan kalender event secara bergilir. Bahkan, tidak terkecuali untuk destinasi wisata yang dikelola swasta.

“Seperti destinasi wisata milik desa. Nanti juga akan dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan kalender event. Supaya, bisa mendongkrak perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (bus/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *