Bebek Bumbu Hitam, Kuliner di Bangkalan Ini Cocok Buat Menu Sahur

Kuliner Bebek Bumbu Hitam Bangkalan
Kuliner Bebek Bumbu Hitam Bangkalan. (Foto: Romi/MID)

maduraindepth.com – Olahan bebek bumbu hitam yang ada di Kabupaten Bangkalan cocok untuk dijadikan menu sahur pada momen bulan suci Ramadhan. Kuliner tersebut dapat ditemui di sejumlah rumah makan di kabupaten ujung Barat Pulau Madura, salah satunya di rumah makan bebek Suramadu Olle Ollang.

Bumbu dasar kuliner bebek bumbu hitam yakni, bawang merah, bawang putih, lada hitam, ketumbar, kunyit, lengkuas hingga merica bubuk. Beragam rempah-rempah itu lalu dihaluskan atau ditumbuk, yang nantinya akan menjadi adonan bumbu hitam, setelah digoreng bersama.

Bahan utamanya tentu daging bebek segar yang direbus terlebih dahulu di air rempah selama satu jam. Setelah itu langsung digoreng hingga berwarna coklat keemasan.

Selanjutnya, campurkan daging bebek goreng tadi dengan bumbu hitam matang. Goreng bersama dalam wajan dengan api kecil selama 10 menit. Upayakan seluruh daging bebek tercampur merata dengan bumbu.

Agar bumbu meresap, biarkan daging bebek dalam bumbu hingga benar-benar mendingin. Proses inilah yang membuat rasa bumbu masuk hingga tulang bebek.

Pemilik warung bebek Suramadu Olle Ollang, Abi Muliyar Muhtar menyampaikan, bebek bumbu hitam tidak hanya bisa di makan di tempat. Namun, kata dia, juga bisa dikemas untuk oleh-oleh.

“Karena permintaan pelanggan, warung bebek Suramadu Olle Ollang, mengemas daging bebek ini ke dalam plastik khusus makanan, yakni grade food,” tuturnya, Selasa (28/3).

Baca juga:  3 Kuliner Khas Madura Tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda, 2 Makanan Sudah Ditetapkan Kemendikbud

Menurut dia, dalam setiap kemasan berisi empat potong daging bebek dengan dua rasa berbeda. Sedangkan untuk harga dibandrol cukup murah, yakni Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per satu kemasan.

Diketahui, bebek bumbu hitam tersebut tidak hanya terkenal di kalang orang Madura saja. Namu dari luar Madura sudah banyak mengenal kuliner kebanggaan masyarakat Bangkalan itu.

“Seperti Batam, Medan, Manado, NTT, Surabaya, Jawa Tengah, Bandung, Yogjakarta hingga ke Jakarta sudah saya kirim,” ujar Abi Muliyar.

Uniknya, meski tidak memakai bahan pengawet, bebek bumbu hitam ini awet untuk disimpan, hingga lebih dari satu minggu. Bebek bumbu hitam ini sangat cocok untuk santapan sahur maupun buka puasa.

“Bebek ini bisa bertahan dua minggu. Apalagi ditaruh di frezeer jelas lebih tahan lama,” pungkasnya. (RM/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto