banner auto

Bayi Perempuan di Sampang Lahir Dengan 24 Jari di Tangan dan Kaki

tangkapan layar.

maduraindepth.com – Baru-baru ini heboh seorang bayi di Sampang bernama Amira Biliatun Nisak lahir dengan 24 jari di tangan dan kaki. Bayi perempuan tersebut lahir dengan normal dan dalam keadaan sehat, dimana bentuk jarinya pun sempurna dan rapi.

Ibu Amira, Subaidah mengaku tidak ada tanda-tanda aneh pada bayinya saat hamil hingga melahirkan. Bahkan, Subaidah mengaku dirinya masih bekerja seperti biasa, hingga usia kehamilannya 9 bulan.

“Waktu hamil ya biasa, tidak ada yang aneh dan sampai menyusahkan,”ucapnya.

Sementara, salah satu bidan Desa Sejati, Camplong Yuliani membenarkan, kondisi jari bayi perempuan asal desa setempat itu. Ia mengatakan, bayi yang jarinya tidak lazim itu lahir normal dengan berat badan 3.100 gram dan panjang badan 48 sentimeter.

“Bayi itu lahir di rumah bidan praktik swasta. Proses kelahirannya pun normal. Dan keluarga itu masuk aktif posyandu,” kata Yuli, Kamis (1/2).

Terpisah, Dokter Spesialis Anak di RSUD Mohammad Zyn Sampang, dr Sri Astuti Eviningrum mengatakan kelebihan jari pada tangan dan kaki dalam dunia medis disebut polidaktili.

Disebutkan, kondisi itu biasanya disebabkan oleh gangguan pada proses pembentukan jari-jari tangan atau kaki janin pada masa kehamilan.

Menurutnya, terdapat dua penyebab polidaktili, yakni faktor genetik dan non genetik. Faktor genetik terjadi saat mutasi atau perubahan pada gen. Sementara faktor non genetik terjadi akibat kondisi kesehatan ibu dan bayi.

Baca juga:  Disuntik Vaksin COVID-19, Bupati Pamekasan: Setelah 30 Menit Tidak Merasakan Sakit

“Kalau dilihat dari bentuknya itu faktor genetik. Itu kan biasanya dari faktor pembentukan dalam proses kehamilan. Yang jelas tidak ada hubungannya antara dia itu melihat, memikirkan ataupun mimpi, itu sama sekali tidak mempengaruhi terbentuknya anatomi bayi,” pungkasnya. (Alim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto