banner auto
banner auto

Bawaslu Sampang Gelar Bimtek Tahapan Pengawasan Pemilu 2024

Bimtek pengawasan pemilu 2024
Panwascam se Kabupaten Sampang ikut Bimtek pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilu 2024 yang digelar Bawaslu Sampang, Selasa (29/11). (Foto: Yunus for MID).

maduraindepth.com – Tingkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Sampang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sampang menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek). Bimbingan itu dilaksanakan dalam rangka persiapan pengawasan tahapan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilu 2024 yang digelar di Aula Bawaslu setempat, Selasa (29/11).

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sampang, Yunus Ali Ghafi menyampaikan, Bimtek dilaksanakan untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang berpotensi terjadi pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Termasuk sebagai bekal bagi pengawas pemilihan dalam melaksanakan tugas.

banner auto

“Bimbingan teknis soal pengisian hasil pengawasan atau form A, bertujuan agar memahami cara mengisi form A sebagai bekal bagi Panwascam dalam melakukan pengawasan di tiap tahapan,” ucapnya pada maduraindepth.com.

Menurut Yunus, setiap kali Pemilu diselanggarakan, petugas Panwascam harus membawa form A yang diisi hasil laporan pengawasan. Sehingga segala bentuk aktifitas yang dilakukan oleh KPU dan jajaran terdokumentasi dengan baik.

“Ini sebagai laporan pertanggungjawaban, bahwasannya petugas melakukan pengawasan itu dituangkan dalam form A, isinya laporan pengawasan yang sudah dicatat,” terang Yunus.

Dapatkan Informasi Terkini Di Sini

Dalam pengawasan ini, lanjut dia, tidak hanya dilakukan Panwascam saja. Melainkan juga dilakukan Bawaslu pusat, provinsi hingga Kabupaten atau kota.

Dia menjelaskan, poin-poin di dalam form A berisi tentang tahapan apa yang diawasi, siapa saja yang mengawasi, dan uraian pengawasannya seperti apa. Juga, mengenai apakah ada unsur dugaan pelanggaran atau tidak.

Baca juga:  Kalah di Laga Pamungkas, Persesa Tetap Lolos 16 Besar Liga 3 Jatim

“Jika ada unsur pelanggarannya, di form A ini terdapat kolom saksi dan bukti. Tetapi jika tidak ada pelanggaran cukup di isi (nihil),” ucapnya.

Yunus mengatakan, sementara ini petugas yang sudah melakukan pengawasan dan melaporkan hasil temuannya hanya di Kecamatan Sampang dan Camplong. Namun, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan secara detail mengenai temuan apa saja yang dilaporkan Panwascam tersebut.

Dia berharap, Panwascam maupun staf di masing-masing kecamatan harus paham berkaitan dengan cara mengisi form A. Diakui, SDM di kecamatan sangat terbatas. Sehingga dalam melakukan proses pengawasan bukan hanya dilakukan oleh Panwascam. Namun, juga dilakukan oleh staf- staf yang dimiliki Panwascam.

“Kami mengingatkan, peserta segera lakukan diskusi dan koordinasi bersama pimpinan Panwascam, mulai staf hingga anggotanya agar belajar melakukan pengawasan, dan bisa mengisi form A dengan benar sesuai SOP yang diterbitkan Bawaslu RI,” pungkasnya. (Alim/*)

banner auto banner auto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info