Bappenas Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan JLSM di Sreseh Sampang

JLSM Sreseh Sampang
Bupati Sampang dan Wakil Bupati Sampang mendampingi tim Bappenas Regional I di lokasi JLSM di Kecamatan Sreseh. (Foto: Prokopim Sampang for MID)

maduraindepth.com – Tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Regional 1 mengunjungi lokasi rencana pembangunan Jalan Lintas Selatan Madura (JLSM), di Kecamatan Sreseh, Senin (12/12). Tujuannya, untuk memantau terkait isu ketimpangan di Pulau Madura, serta dampak terhadap ekonomi daerah dan nasional.

Diketahui, lokasi tersebut akan dibangun JLSM sebagai sarana penyiapan penyusunan rancangan teknokratik. Hal itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 di lingkup wilayah Pulau Jawa.

Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan, pembangunan JLSM perlu dilaksanakan sebagai upaya memberikan dampak perekonomian yang positif kepada masyarakat Sampang, dan Madura pada umumnya. Selain itu, pria yang akrab disapa Aba Idi ini menyebut, pembangunan JLSM juga sebagai jalan alternatif dan menghindari kemacetan yang biasa terjadi di jalur utama Tanah Merah hingaa Blega, Kabupaten Bangkalan.

“Pembebasan lahan sudah kami lakukan, tetapi keuangan daerah tidak cukup, sehingga kita berharap ada bantuan anggaran pembangunan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya, Selasa (13/12).

Menurut dia, pembangunan JLSM diharapkan bisa mengembangkan aktivitas perekonomian,  memperluas wilayah perkotaan dan meningkatkan akses usaha. Termasuk bisa berdampak pada penyerapan tenaga kerja.

“Kami yakin jika JLSM ini sudah dibangun akan banyak masyarakat yang bekerja, dan perekonomian semakin maju,” kata Aba Idi.

Sementara, untuk panjang pembangunan jalan tersebut akan melintasi wilayah Kecamatan Sreseh sampai Kecamatan Pangarengan, Sampang. Panjang jalan sekitar 15.303 kilometer dan lebar jalan 24 meter, serta terdapat lima jembatan.

Baca juga:  Porprov Jatim VIII 2023 Batal Digelar? Begini Penjelasan KONI dan DPRD Jawa Timur

“Pemerintah daerah berharap, melalui Pemerintah Pusat bisa menganggarkan pembangunan JLSM melalui APBN, sebagai upaya melakukan penyambungan wilayah dan pengembang ekonomi,” pungkasnya. (Alim/*)

Dapatkan Informasi Terkini Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto