Akibat Banjir, Sejumlah Dam di Sumenep Ditinjau

0
82
Wakapolres Sumenep, Kapolsek, TNI, bersama pejabat Dinas PU SDA saat tinjau lokasi Dam Parsanga. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Inspeksi Mendadak (Sidak) Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Sumenep bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tinjau sejumlah Dam di beberapa tempat. Salah satunya di Dam Desa Parsanga.

Sebelumnya, agenda Sidak dilakukan di tiga Kecamatan, meliputi Kecamatan Lenteng, Saronggi, dan Kecamatan Kota. “Kami sekarang tengah melakukan pengecekan debit air di Dam-Dam sebagai acuan kita untuk menentukan lampu ijo, kuning, dan merah, terutama saat bencana banjir yang ada di Kabupaten Sumenep,” ungkap Wakapolres Sumenep Kompol Andi Febrianto Ali pada sejumlah media, Kamis (2/1).

Andi menjelaskan, jika titik fokus yang ditinjau hanya dilakukan pada titik rawan saja. “Titik rawan di Kabupaten Sumenep, sesuai dengan perkiraan cuaca BMKG yang saya terima ada di 22 Kecamatan,” kata dia.

“Kita fokus di tiga Kecamatan. Sekarang masih dalam tahap normal. Siaga 1 (270) bisa dikategorikan lampu merah. Siaga 2 (240) biasa. Siaga 3 (200 atau 2 meter) aman,” papar Andi.

Sejumlah tim penanggulangan bencana ada di tingkat kecamatan dan kabupaten telah disiagakan dalam mengantisipasi banjir pada musim penghujan kali ini. Melihat, banjir telah merambah kawasan ibu kota Jakarta sejak awal tahun 2020 kemarin.

Sementara itu, Chainur Rasyid, Kadis PU SDA, mengaku bahwa pihaknya terus berupaya dalam mencegah terjadinya banjir di Kabupaten ujung timur Pulau Madura itu.

“Di 2019 Kami melakukan normalisasi saluran, kali, sungai yang melewati kecamatan Kota. Jadi titik tekan kami adalah kecamatan Kota dulu, sebagai salahsatu barometer untuk mengendalikan banjir,” terang Chainur.

Sebagaimana fungsi dan tugas Dinas PU SDA, lanjut dia, yaitu normalisasi kali patrean, normalisasi kali anjuk, dan normalisasi kali gung-gung. Saluran pembuangan gung-gung.

“Harapan kami, untuk yang kali patrean ini adalah hulunya di Manding, melewati Dam Parsanga. Begitu Dam Parsanga sudah terjadi indikasi banjir, maka larinya ke kali patrean,” harapnya.

Upaya tersebut, dibuktikan dengan adanya penguatan internal pembentukan tim dari Dinas PU SDA sendiri.

“Secara internal kami sudah membentuk tim dari Dinas PU SDA untuk selalu stand by di masing-masing Dam di kantor UPT. Melihat curah hujan saat ini, insyaallah kondisi dalam taraf aman,” pungkasnya. (MR/AJ)