maduraindepth.com – Di tengah keterbatasan fiskal daerah dan tingginya kebutuhan pembangunan jalan desa di Madura, keberadaan PT Sejahtera Jaya Alim Mix di Kabupaten Sampang dinilai memberi dampak positif terhadap percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya melalui dukungan penyediaan beton ready mix untuk proyek pemerintah maupun pembangunan swadaya masyarakat.
Fenomena pembangunan jalan berbasis gotong royong belakangan berkembang di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang. Warga di berbagai desa memilih bergerak secara mandiri memperbaiki akses jalan yang rusak dengan mengandalkan iuran masyarakat, donasi perantau, hingga penggalangan dana melalui media sosial.
Dalam gerakan kolektif tersebut, PT Sejahtera Jaya Alim Mix atau Alim Mix hadir sebagai salah satu perusahaan manufaktur yang menopang kebutuhan material konstruksi.
Perusahaan penyedia ready mix asal Sampang itu selama ini dikenal aktif menyuplai beton untuk proyek infrastruktur pemerintah maupun kebutuhan masyarakat desa yang membangun jalan secara swadaya.
Keberadaan perusahaan lokal dengan akses distribusi beton yang lebih dekat dinilai membantu masyarakat mempercepat pengerjaan jalan rabat beton dengan mutu konstruksi yang lebih terjaga.
Gerakan Sosial
Di sejumlah desa, pembangunan jalan swadaya mulai berkembang menjadi gerakan sosial yang melibatkan partisipasi luas masyarakat.
Di Desa Bunten Timur, misalnya, warga memilih tidak menunggu bantuan pemerintah untuk memperbaiki jalan desa yang rusak. Melalui konsep amal jariyah, masyarakat mengumpulkan donasi secara sukarela demi membangun jalan rabat beton untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Gerakan serupa juga terlihat di Desa Paopale Laok. Warga memanfaatkan siaran langsung TikTok untuk menggalang dukungan pembangunan jalan berlumpur yang selama bertahun-tahun sulit dilalui.
Sementara di Desa Tlagah, pembangunan jalan dimulai dari iuran seribu rupiah yang dikumpulkan warga secara rutin. Dari swadaya tersebut, masyarakat berhasil membangun akses jalan beton yang sebelumnya hanya berupa jalan tanah.
Partisipasi masyarakat juga terlihat di Desa Paopale Daya, di mana warga membangun jalan melalui iuran dan gotong royong tenaga.
Adapun di wilayah Ketapang, pembangunan jalan swadaya bahkan disebut berlangsung hingga empat kali dalam setahun sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap akses desa mereka.
Baca juga:
- Tak Tunggu Bantuan, Warga Bunten Timur Ubah Jalan Rusak Lewat Amal Jariyah
- Warga Paopale Laok Sulap Jalan Berlumpur Jadi Mulus Lewat Swadaya dan Live TikTok
- Dari Seribu Rupiah ke Jalan Beton: Ikhtiar Warga Tlagah Membangun Akses Desa
- Warga Paopale Daya Bangun Jalan dari Iuran dan Keringat
- Warga Ketapang Bangun Jalan Melalui Swadaya: Setahun Empat Kali
Respons Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Sampang menilai geliat pembangunan jalan swadaya itu sebagai bentuk meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya infrastruktur desa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, sebelumnya mengapresiasi langkah warga yang tetap bergerak membangun jalan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.
Baca: Warga Pantura Sampang Kompak Bangun Jalan Rabat Beton Secara Swadaya, Begini Respons Pemerintah
Di sisi lain, dukungan perusahaan lokal seperti PT Sejahtera Jaya Alim Mix dinilai ikut memperkuat ekosistem pembangunan infrastruktur di Madura.
Ketersediaan material beton siap pakai yang mudah dijangkau membantu masyarakat maupun pemerintah menjaga efektivitas pembangunan jalan.
Selain mendukung pembangunan berbasis partisipasi masyarakat, Alim Mix juga terlibat dalam sejumlah proyek strategis pemerintah daerah. Salah satunya pembangunan jalan Kadungdung–Bringkoning di Kabupaten Sampang.
Dalam proyek tersebut, perusahaan dipercaya menyuplai material ready mix guna menjaga kualitas konstruksi jalan beton.
Baca juga:
- Bupati Sampang Kebut Penyelesaian Jalan Kadungdung–Bringkoning, PT Sejahtera Jaya Alim Mix Perkuat Kualitas Konstruksi
- Disuplai Beton Berkualitas, Jalan TMMD Batokarang Siap Digunakan Warga
Komitmen Alim Mix
PT Sejahtera Jaya Alim Mix menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur daerah melalui penyediaan beton sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu konstruksi.
Perusahaan juga menegaskan kesiapan menjaga kualitas produk melalui pengujian laboratorium dan sistem produksi yang dimiliki.
Di Madura, pembangunan jalan kini tidak lagi semata bergantung pada program pemerintah. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan perusahaan lokal mulai membentuk pola pembangunan partisipatif yang dinilai lebih adaptif terhadap kebutuhan desa.
Dalam konteks itu, keberadaan PT Sejahtera Jaya Alim Mix menjadi bagian penting dari rantai pembangunan infrastruktur yang tumbuh dari kekuatan lokal. (*/MH)














