Warga NU Desak Polres Pamekasan Usut Tuntas Pelaku Ujaran Kebencian

Pamekasan
Massa saat mendesak Polres Pamekasan mengungkap pelaku penyebaran fitnah ulama sumber PKI. (Foto: RUK/MI)

maduraindepth.com – Sejumlah warga Nahdlatul Ulama (NU) dan alumni beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) melakukan aksi menuntut Polres Pamekasan agar mengusut tuntas dan segera mengungkap pelaku ujaran kebencian terhadap ketua NU Pamekasan KH Taufik Hasyim, Ahad (04/10) kemarin.

Koordinator aksi Maltuful Anam mengatakan, Kapolres Pamekasan untuk segera mengungkap akun Facebook atas nama Izzul Muhammad yang telah melakukan ujaran kebencian terhadap cucu pengasuh Pondok Pesantren Panyeppen KH Mudassir (KH Taufik) di Facebook.


“Masih belum selesai kasus ujaran kebencian terhadap kiai NU, kini giliran cucunya yang mendapatkan fitnah dan ujaran kebencian,” katanya.

Kiai Maltuf sapaan akrabnya menjelaskan, polisi dengan segala kekuatan SDM dan berbagai perangkat lainnya tidak ada alasan untuk tidak segera mengungkap pelaku. Sebab urusan teknologi, dia meyakini polisi sudah paling menguasai.

“Jika pelaku seperti ini dibiarkan, maka dipastikan kedepan akan banyak akun di sosial media yang akan melakukan ujaran kebencian,” lanjutnya.

Lebih lanjut, warga NU memberikan jangga waktu selambat-lambatnya 3X24 jam terhadap polres Pamekasan untuk menyelesaikan. Waktu itu terbilang cukup lama dibandingkan dengan kasus Suteki yang membutuhkan waktu dua hari.

“Jika tidak terungkap dalam waktu tersebut, akan banyak warga NU yang akan selalu membanjiri dan mendatangi Polres Pamekasan,” ungkapnya.

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar saat menemui massa mengatakan, sebagai pimpinan tertinggi di korp bhayangkara Pamekasan pihaknya mengaku sudah melakukan komunikasi dengan tim di wilayahnya. Bahkan, kata Apip, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polda Jatim.

Baca juga:  Sebar Hoaks Surat Suara Pilpres Mengandung Racun, Pria Ini Diringkus Polisi

“Laporan ini kami terima 39 jam yang lalu, Harap tenang semuanya, percayakan terhadap kami. Kami sudah komunikasi dengan tim Polda,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya GP Ansor Pamekasan malaporkan akun Facebook Izzul Muhammad yang telah mencemarkan nama KH Taufiq Hasyim ketua NU Pamekasan dengan postingan yang menyebut simpatisan PKI. (RUK/MH)