banner 728x90

SKK Migas–KEI Wujudkan Komitmen Pemberdayaan Ekonomi Warga Kepulauan Sumenep

Penyerahan PPM KEI di Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Sumenep. (Foto : KEI for MID)

maduraindepth.com – Komitmen SKK Migas dan Kangean Energy Indonesia (KEI) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasinya kembali diwujudkan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2025. Kali ini, bantuan peralatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pertanian disalurkan kepada warga Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Desa Paliat pada Minggu, 24 Agustus 2025. Perwakilan KEI hadir langsung menyerahkan berbagai peralatan produktif kepada kelompok penerima manfaat.

Bantuan yang diberikan antara lain 17 unit mesin jahit manual, 46 meteran butterfly, 46 gunting benang, 184 pack jarum, 230 lusin benang, 46 gunting kain, 6 mesin obras elektrik, 90 rol benang obras, serta 23 zipper bag. Sementara untuk bidang pertanian, KEI menyalurkan lima unit mesin perontok padi kepada Kelompok Tani Lestari Desa Paliat.

Manager Humas KEI, Kampoi Naibaho, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami berharap bantuan ini dapat mendorong produktivitas dan kesejahteraan warga, khususnya pelaku UMKM dan kelompok tani di Desa Paliat. KEI bersama SKK Migas akan terus menjalankan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasi,” ujar Kampoi.

Ia menambahkan, seluruh program PPM disusun berdasarkan usulan dari masyarakat di tingkat dusun hingga kabupaten, kemudian disinergikan dengan pemerintah daerah agar tidak tumpang tindih dengan program yang sudah ada.

Baca juga:  Tiga Hari Hilang, Tim SAR Temukan Nelayan di Sampang Dalam Kondisi Tak Bernyawa

“Setelah menjaring aspirasi masyarakat, kami pastikan pelaksanaan PPM selaras dengan prioritas pembangunan daerah agar hasilnya tepat sasaran,” tambahnya.

Salah satu penerima bantuan, Sanaton, warga Dusun Susunan, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan tersebut.

“Bantuan mesin jahit dan perlengkapan lainnya sangat membantu kami mengembangkan usaha. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Sekretaris Desa Paliat, Saerno, turut mengapresiasi kepedulian SKK Migas–KEI. Menurutnya, program tersebut memberi dampak positif terhadap upaya pemerintah desa dalam mendorong kemandirian ekonomi warga.

“Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga mempererat hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat di wilayah kepulauan,” tandasnya. (*/Aj)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *