Sekdakab Sampang Ancam Lakukan Operasi Yustisi di Sejumlah OPD

261
Sampang
Sekdakab Sampang saat melakukan foto bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Sampang. (FOTO: Protokol Pemkab Sampang)

maduraindepth.com – Lantaran kurangnya kesadaran masyarakat dan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang dalam mematuhi protokol kesehatan (Prokes), Sekretaris Daerah (Sekdakab) Yuliadi Setiawan mengancam akan lakukan operasi yustisi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Hal itu dilakukan agar para ASN di lingkungan Pemkab Sampang bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam menegakkan prokes kesehatan.


“Selain minimarket termasuk OPD akan kita datangi untuk operasi yustisi, tujuannya adalah tidak lain untuk meningkatkan tingkat kesadaran mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya, Rabu (13/1).

Pria asal Kecamatan Ketapang yang juga sebagai ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pemkab Sampang itu menjelaskan, besaran denda yang akan dikenakan bagi pelanggar prokes terbagi dua. “Untuk ASN minimal sebesar Rp 50 ribu dan untuk masyarakat minimal Rp 25 ribu,” jelasnya.

H. Yuliadi Setiawan juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar hoax bahaya vaksin seperti yang banyak yang beredar di sosial media.

“Vaksin sinovac tidak berbahaya, besok Pak Jokowi yang pertama akan divaksin selanjutnya bertahap di tingkat Provinsi dan Kabupaten,” ungkapnya.

Di akhir, pihaknya berharap agar masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan seperti halnya memakai masker, menghindari kerumunan dan selalu mencuci tangan agar supaya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang bisa ditekan.

Baca juga:  ASN di Sumenep Terseret Kasus, Inspektorat: Sanksi Berat Akan Diterima

Sebelumnya, Sekdakab Sampang Yuliadi Setiawan telah melakukan Rakor bersama Tim Satgas untuk persiapan vaksinasi di Kabupaten Sampang. Vaksinasi tersebut akan diawali mulai dari tim tenaga kesehatan (Nakes) dan akan berlanjut ke TNI POLRI.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang Agus Mulyadi sebelumnya juga menyampaikan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya dalam mempersiapkan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang. Bahkan ia mengungkapkan pihaknya sudah menjadwalkan vaksinasi di Kota Bahari.

“Kami sudah meminta jadwal. Puskesmas juga sudah mengagendakan melalui microplaning. Setalah di rekab dan dipetakan akan diajukan ke Provinsi,” terangnya.

Agus menjelaskan, perkiraan dalam pendistribusian vaksin akan dimulai dilaksanakan pada minggu ketiga di bulan Januari 2021. Menurutnya, ada beberapa prioritas utama dalam rangka vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang.

“Utamanya bagi tenaga kesehatan (Nakes) yang merupakan pihak paling sering melakukan kontak langsung dengan orang banyak. Termasuk pasien Covid-19.” tandasnya. (RIF/MH)