Sah, Gubernur Jatim Khofifah Lantik Bupati-Wabup Sumenep Terpilih

122
Pelantikan Bupati dan Wabup Sumenep
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik Achmad Fauzi dan Nyai Dewi Khalifah sebagai Bupati dan Wabup Sumenep di Gedung Grahadi Surabaya, Jumat (26/2). (Foto: Diskominfo Sumenep for MI)

maduraindepth.com – Achmad Fauzi dan Nyai Dewi Khalifah kini resmi mengemban amanah jabatan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Sumenep masa bhakti 2021-2024. Keduanya telah mengucapkan sumpah janji jabatan untuk memimpin Kota Keris satu periode ke depan.

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung pelantikan Bupati dan Wabup terpilih hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak se Jatim 2020 di Gedung Grahadi Surabaya, Jumat (26/2).


“Mudah-mudahan, Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik ini, selalu mendapat kemudahan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, untuk memaksimalkan dedikasi dan pengabdiannya,” kata Khofifah.

Dalam sambutannya, pemerintah daerah se Jatim diharapkan senantiasa membangun sinergitas dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Tujuannya, untuk membangun daerah dari berbagai bidang.

“Bupati dan Wakil Bupati harus menjaga potensi daerah di tengah wabah Covid-19 ini. Mendorong agar semakin berkembang demi kesejahteraan masyarakat,” ucap mantan Menteri Sosial itu.

Pelantikan Bupati dan Wabup Sumenep
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik Achmad Fauzi dan Nyai Dewi Khalifah sebagai Bupati dan Wabup Sumenep di Gedung Grahadi Surabaya, Jumat (26/2). (Foto: Diskominfo Sumenep for MI)

Pada kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan selamat bertugas kepada Bupati dan Wabup yang telah dilantik. Selama menjalankan amanah sebagai kepala daerah, diharapkan mampu melahirkan produktifitas untuk kesejahteraan masyarakat.

“Proses pelantikan ini terus bersambung pada produktivitas yang bisa didedikasikan untuk masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, beberapa rangkaian pelantikan yang berlangsung di Kota Pahlawan itu di antaranya penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan dan pakta integritas oleh Gubernur bersama Bupati dan Wakil Bupati. Sekaligus Gubernur Jatim memasang tanda pangkat, menyematkan tanda jabatan serta penyerahan petikan Surat Keputusan. (BAD)