Polres Sumenep Gelar Operasi Zebra Semeru, Ini Tanggalnya

0
79
Kasatlantas Polres Sumenep Deddy Eka Aprianto. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Sumenep akan menggelar Operasi Zebra Semeru 2019 besar-besaran. Operasi tersebut akan berlangsung selama 14 hari.

Terhitung sejak 23 Oktober – 5 November 2019. Operasi itu sebagai upaya menertibkan pengguna pengendara yang melanggar lalu lintas.

“Operasi kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena porsinya lebih besar dan juga lebih kepada sosialisasi. Jadi kita akan fokuskan pada penindakan,” ujar Kasatlantas Polres Sumenep AKP. Deddy Eka Apriyanto, Jumat (18/10)

Pihaknya mengatakan, upaya itu dilakukan guna meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalulintas. Sementara, target operasi yakni pengemudi yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), pengemudi yang SIM-nya tidak sesuai dengan kendaraan/peruntukan, dan pengemudi dibawah umur.

Lanjut Deddy, kemudian pengendara melawan arus, menerobos lampu merah dan pengemudi melanggar rambu atau marka. Kemudian tidak menggunakan helm, menggunakan HP saat berkendara dan tidak memakai sabuk pengaman.

“Pelanggaran-pelanggaran itu yang akan menjadi atensi pada giat ini. Juga seperti tidak sesuai peruntukan dan lain jalan serta peraturan Undang-undang lalu lintas lainnya,” terangnya.

Ia meminta masyarakat juga ikut andil dan mendukung giat operasi ini. Caranya dengan melengkapi surat kelengkapan berkendara dan tertib berlalu lintas.

“Tidak lain untuk menciptakan kesadaran dalam berlalu lintas, serta mewujudkan keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar) di wilayah Sumenep,” harapnya.

Sementara titik black spot yang sangat rawan kecelakaan dan pelanggaran juga tak lepas dari perhatiannya. “Iya, itu menjadi poin-poin kita juga, karena di sana akan ada peningkatan operasi. Seperti di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi hingga Desa Prenduan Kecamatan Pragaan, masuk pada titik black sport,” pungkasnya. (MR/MH)