Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional, Ini Pesan Wabup Sampang

Hari Pahlawan Nasional Wabup Sampang Upacara
Wabup Sampang, H. Abdullah Hidayat saat membacakan naskah teks proklamasi kemerdekaan. (FOTO: RIF/MI)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-75. Upacara digelar hari ini, Selasa, 10 November 2020 di halaman Pemkab Sampang.

Wakil Bupati (Wabup) Sampang H. Abdullah Hidayat bertindak sebagai inspektur upacara, mewakili Bupati Slamet Junaidi. Dengan mengenakan setelan jas, orang nomor dua di Sampang itu memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun ini.


Usai pengibaran bendera merah putih, Abdullah Hidayat membacakan teks proklamasi kemerdekaan. Disusul dengan pembacaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dan pesan-pesan para pahlawan.

“Hari ini kita dapat melaksanakan upacara bendera untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2020 dengan khidmat meskipun di tengah masa pandemi Covid-19,” katanya.

Perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, lanjut Abdullah Hidayat, telah mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jasa pahlawan perlu terus dikenang sepanjang masa.

“Sebagaimana tema hari pahlawan saat ini, yaitu pahlawan sepanjang masa,” ucapnya.

“Kiranya apa yang telah dilakukan para pahlawan dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan untuk merdeka,” pesannya.

H. Abdullah Hidayat juga berpesan agar di hari pahlawan ini dapat menginvestasikan dan memotivasi kita untuk meneruskan perjuangan para pahlawan.

Menurutnya, kalau di zaman dulu berjuang dengan mengangkat senjata, kali ini untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan bisa dilakukan dengan cara melawan berbagai permasalahan bangsa. Seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal, termasuk juga pandemi Covid-19.

Baca juga:  Launching BPNT, Wabup: Sampang Paling Siap Dibanding Kabupaten Lain

Di samping itu, dia juga berharap peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun ini tidak menghilangkan makna. Akan tetapi sebaiknya memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa agar terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan nilai-nilai kepahlawanan. Seperti percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, rela berkorban, pantang menyerah dan gotong-royong yang perlu terus dirawat agar dapat tumbuh bersemi di sanubari rakyat Indonesia.

“Mari kita tunjukan kontribusi kita kepada bangsa dan negara dengan menjadi pahlawan masa kini, yang memiliki empati untuk menolong sesama saling menghargai dan menghormati satu sama yang lain,” himbaunya. (RIF/MH)