Persiapan Vaksinasi dan Penegakan Prokes, Pemkab Sampang Gelar Rakor

Vaksin Covid-19 Sampang
Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan saat lakukan rapat persiapan vaksinasi bersama beberapa OPD dan TNI POLRI di Aula Mini Pemkab Sampang, Selasa (12/1). (Foto: Protokol Pemkab Sampang For MI)

maduraindepth.com – Menjelang akan dilakukannya vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan (Prokes) di Kota Bahari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Gugus Tugas Covid-19 melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Mini Pemkab Sampang, Selasa (12/1).

Dalam Rakor tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan, Wakapolres Sampang, Kasdim 0828/Sampang, Kasi Intel Kejari Sampang, Perwakilan PN Sampang, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sampang.


Kepala Satpol PP Kabupaten Sampang Suryanto menyampaikan, selama ini pihaknya telah melakukan upaya operasi yustisi secara masif hingga ke tingkat kecamatan. “Namun hal itu masih perlu dukungan dari seluruh pihak agar pelaksanaan sidang di tempat bisa berjalan dengan maksimal. Sehingga tujuan edukasi kepada masyarakat bisa tercapai.” katanya.

Di tempat yang sama, Wakapolres Sampang Rizky Tri Putra E.A.W SIK MH memberi masukan agar mengajak influencer di Kota Bahari untuk mengkampanyekan disiplin protokol kesehatan. Menurutnya, hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk mempermudah pelaksanaan sidang di tempat, pihaknya bersama Kasi Intel Kejari Sampang dan Satpol PP Kabupaten Sampang akan menggelar operasi yustisi yang pelaksanaan sidangnya digelar secara virtual,”ucapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi menegaskan bahwasanya jadwal vaksinasi di Kabupaten Sampang masih menunggu dari Provinsi Jawa Timur.

Baca juga:  Dampak Covid-19, Harga Ikan Tangkapan Nelayan Turun Drastis

Kendati begitu, Agus menjelaskan sasaran utama yang akan dilakukan vaksinasi adalah tenaga kesehatan dan pejabat publik dengan total sebanyak 2.512 vaksin yang perlu dipersiapkan.

“Kita sudah berkomitmen bersama seluruh organisasi profesi mulai dari IDI, PPNI dan lainnya untuk mensukseskan vaksinasi,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan. Ia mengatakan, kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir cenderung naik. Hal itu disebabkan lantaran beberapa hal yang menjadi penyebab naiknya kasus Covid-19 di Kabupaten Sampang.

“Pertama adalah kurangnya kesadaran masyarakat bahayanya Covid-19, masyarakat masih saja kurang sadar dan masih menganggap enteng, seperti halnya penggunaan masker, namun kita harus terus galakkan operasi yustisi lebih masif,” tandasnya. (RIF/MH)